Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Jembatan ditepi sungai

Jembatan di tepi sungai yang berada di Murung Keramat
Jembatan diatas lazim dijumpai pada daerah-daerah di sepanjang tepi sungai. Jembatan ini tampak seolah-olah berada diatas sungai, hal ini dikarenakan air sedang pasang,jadi bagian yang agak dangkal dibawahnya tertutup oleh air. Jembatan serupa dengan gambar diatas banyak kita jumpai di daerah Anjir Serapat dan Sari Pulau serta dusun dan desa di tepi-tepi sungai. Jembatan ini dibuat dari kayu ulin. Karena sering dilewati oleh kendaraan bermotor roda dua, seringkali kayu-kayu ulin ini akan pecah nantinya, bisa kayu tersebut agak tipis. Semoga jembatan-jembatan serupa cukup awet sampai pemerintah mampu menyediakan jalan darat bagi warganya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)