Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Dokter Keluarga di Kabupaten Kapuas

Menurut keterangan dari Ibu Sukarsi, kepala ASKES CENTER Kabupaten Kapuas, saat ini di Kabupaten Kapuas ada tiga orang dokter yang bertugas sebagai Dokter Keluarga, mereka adalah:
  1. dr. Hj. Ani Handaningroem
  2. dr. H. Bawa Budi Raharja
  3. dr. Agus Waluyo
Ketiga dokter tersebut berpraktek di Jalan Ahmad Yani, Kuala Kapuas. 

Para peserta ASKES diperbolehkan untuk memilih, apakah mereka ingin mendapatkan pelayanan di Puskesmas atau di dokter keluarga. Mereka pun juga bisa memilih dokter keluarga yang mereka inginkan. Saat ini dokter keluarga sudah bisa memberikan obat secara langsung kepada pasien, tanpa harus membawa resep ke apotek.

Untuk obat-obat bagi penyakit kronik seperti obat untuk Penyakit Jantung, Tuberkulosis, Lepra dan lain-lain yang diresepkan untuk satu bulan, resepnya harus diverifikasi dulu di ASKES CENTER (di rumah sakit), setelah itu resep tersebut dibawa ke Apotik Kimia Farma yang bekerja sama dengan PT. ASKES dalam penyediaan obat-obat untuk penyakit kronik.

Komentar

  1. Untuk Dokter Bowo sepertinya sudah tidak terima pasien Askes lagi ...... (pengalaman pribadi) .... disuruh ek Dokter Agus Waluyo sama beliau ...

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"