Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Memanfaatkan lahan tidur

Bila di Pulau Jawa orang-orang mengalami kesulitan masalah lahan, sehingga banyak yang memanfaatkan lahan tidur. Ternyata hal seperti itu tidak hanya dialami oleh orang-orang di Jawa. Di Kapuas pun banyak orang-orang yang tidak punya tanah yang cukup luas, sehingga sebagian masyarakat memanfaatkan lahan terbatas yang mereka miliki, sehingga dapat memberikan hasil yang lumayan. Lahan diatas terletak di belakang Dinas Pendidikan dan Dinas Perindagkop dan UMKM dan juga dibelakang taman makam pahlawan. Lahan ini ditanami dengan sayur mayur. Jadi kalau ingin berusaha, banyak yang bisa dilakukan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)