Webinar Tarhib Ramadhan 1447 H - Ramadhan Recharge Iman, Cinta, Peduli dan Kolaborasi

Gambar
  Bismillah, kami mengundang Kyai/Nyai/Asatidzah/Bapak/Ibu untuk mengikuti: WEBINAR TARHIB RAMADHAN 1447 H “Ramadhan Recharge: Iman, Cinta, Peduli, dan Kolaborasi” 🎙 Bersama: 1. Dr. KH. Ahmad Kusyairi Suhail, MA (Ketua Umum PP IKADI) 2. Prof. Dr. KH. Uril Bahruddin, MA (Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) 3. Dr. KH. Atabik Luthfi, MA (Pakar Tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) 4. Hj. R.A. Reni Anggrayni, ST (Ketua Umum SALIMAH) 🗓 Sabtu, 7 Februari 2026 / 20 Sya’ban 1447 H 🕗 Pukul 08.00–11.30 WIB Link zoom:  https://us06web.zoom.us/j/87143988543?pwd=Y4wzGkaTkxqNhTc9a7Q0jsKb2jpa7H.1 ID Rapat: 8743988543 Kode Sandi : 1234567qa 📍 Live di YouTube  https://l1nq.com/YtRecharge1447  Mari siapkan diri menyambut Ramadhan dengan ilmu & semangat ukhuwah Islamiyah wathaniyah, sebagai bekal untuk menguatkan iman serta menghidupkan cinta, kepedulian, dan kolaborasi dalam keluarga dan masyarakat Indonesia. . جزاكم الله خيرا على اهتمامكم  والسلام عليكم ورحمة ...

Braga Doeloe dan Kini - Perjalanan

Kumpulan foto-foto Jalan Braga, dulu dan kini
Dari tanggal 11-13 Juli 2011, admin berkesempatan mengunjungi Jalan Braga yang terletak di Kota Bandung, Jawa Barat. Jalan ini menyimpan banyak kenangan. Foto yang ditampilkan diatas diambil sejak tahun 1911 sampai tahun 2008. Tentu banyak perubahan yang dapat kita saksikan dari dulu sampai sekarang. Admin cuma sempat menelusuri jalan ini dari Braga City Walk yang berada di komplek Aston Braga Hotel and Residence ke arah Jalan Asia Afrika dimana terdapat gedung yang pernah digunakan sebagai tempat Konferensi Asia Afrika. Jalan ini sekarang banyak digunakan untuk tempat berdagang, mulai dari Alfa Mart, toko permata, toko barang antik, toko pakaian, rumah makan, sampai berbagai galeri lukisan.

Gerbang Braga City Walk
Braga City Walk sekarang nampaknya agak sepi, dilihat dari masih banyaknya pertokoan yang kosong. Kalau dilihat foto-foto lama, ditempat ini dulu pernah ada Carrefour, tapi sekarang sudah tidak ada lagi. Pengunjung pun tidak sebanyak di mal-mal yang lain. Yang dominan di pertokoan ini dilantai dasarnya adalah tempat-tempat makan, mulai dari masakan tradisional, sampai yang modern.
Jalan Braga Tahun 2011
Ada yang unik pada jalan ini. Jalannya tidak diaspal, tapi di paving blok dengan bebatuan, sayangnya sudah agak rusak, sehingga membuat perjalanan agak lambat. Tapi memang dengan makin banyaknya kendaraan, kondisi perjalanan tidak lagi bisa cepat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas