Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Jumlah jama'ah shalat Subuh masih bertahan

Jama'ah Shalat Subuh Masjid Al Muttaqin, Flamboyan Baru, Palangka Raya, Kalteng
Tadi malam masyarakt di berbagai tempat melaksanakan berbagai macam ibadah di Masjid dalam rangka Nisyfu Sya'ban. Masjid dan langgar dipenuhi oleh masyarakat dari berbagai kategori umur. Banyak diantara mereka yang membawa botol air minuman kemasan untuk dido'akan.

Namun Subuh ini, jama'ah di Masjid Al-Muttaqin, Flamboyan Baru, Palangka Raya, kembali seperti sediakala. Jumlah jama'ah pria tetap satu shaf seperti biasa. Hal ini menunjukkan bahwa masih belum ada perubahan dalam kebiasaan masyarakat dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Harapan dari para kaum masjid agar menjelang Ramadhan ini masjid makin makmur, nampaknya masih belum membuahkan hasil.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas