Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Laporan Tim Jumbara Kapuas dari Gorontalo

Setelah dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu, tim Jumbara Kabupaten Kapuas kembali ke Kuala Kapuas dan keesokan harinya, Jum'at, 1 Juli 2011 langsung berangkat ke Gorontalo, mengingat tiket pada tanggal 2 dan 3 Juli sangat mahal. Jumlah yang berangkat sebanyak 12 orang yang terdiri dari 10 orang peserta pria dan wanita, serta 2 orang pembina.

Setelah dibuka pada tanggal 4 Juli 2011 yang lalu, peserta dari Kabupaten Kapuas sebagai bagian dari Tim Jumbara Kalimantan Tengah telah mengikuti berbagai kegiatan diantaranya adalah:
  • Dodie : mengikuti kegiatan bakti penanaman dan kebersihan lingkungan
  • Kurnia : mengikuti kegiatan donor darah
  • Adja : mengikuti kegiatan penanggulangan bencana
  • Fahriah : mengikuti kegiatan UKS
  • M. Syarif : mengikuti kegiatan bidang jumpa travelling dan sebagai putra PMR
  • M. Joni : mengikuti kegiatan gembira yaitu poli mata dan terompah
  • Novi, Ayu, Luky, Latifah : mengikuti kegiatan paduan suara
  • Tim Kapuas berperan sebagai masyarakat pada kegiatan sandiwara anak-anak
Besok dijadualkan tim Kalimantan Tengah akan tampil untuk kegiatan pentas seni. Menurut keterangan dari Pak H. Zonnun Almikhri, M.Ag yang mendampingi tim dari Kabupaten Kapuas, lawan yang agak berat adalah Bali. Alhamdulillah semua kegiatan dapat diikuti oleh Tim Kalimantan Tengah. Semoga besok mereka bisa tampil maksimal dalam pentas seni.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"