Islam dan Perbudakan: Memahami Sejarah, Jalan Pembebasan, dan Martabat Manusia

Gambar
  Perbudakan merupakan salah satu bagian paling kelam dalam sejarah umat manusia. Ketika mendengar istilah tersebut, banyak orang langsung membayangkan perdagangan manusia, kerja paksa, kekerasan, pemisahan keluarga, serta perlakuan kejam berdasarkan warna kulit. Gambaran itu bukan tanpa alasan. Dalam sejarah modern, perdagangan budak lintas Atlantik telah meninggalkan luka yang sangat dalam. Jutaan orang Afrika dirampas kebebasannya, dipindahkan secara paksa, dan diperlakukan sebagai barang milik. Namun, perbudakan sebenarnya telah dikenal jauh sebelum masa itu dan pernah dipraktikkan oleh hampir semua peradaban besar. Dalam ceramah berjudul The Islamic Response to Slavery , Syekh Mohammad Elshinawy dari Yaqeen Institute mengajak masyarakat memahami persoalan tersebut berdasarkan konteks sejarah. Menurutnya, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah perbudakan pernah ada di tengah masyarakat Muslim, tetapi juga bagaimana ajaran Islam mengatur, membatasi, dan membuka jalan ...

Laporan Tim Jumbara Kapuas dari Gorontalo

Setelah dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu, tim Jumbara Kabupaten Kapuas kembali ke Kuala Kapuas dan keesokan harinya, Jum'at, 1 Juli 2011 langsung berangkat ke Gorontalo, mengingat tiket pada tanggal 2 dan 3 Juli sangat mahal. Jumlah yang berangkat sebanyak 12 orang yang terdiri dari 10 orang peserta pria dan wanita, serta 2 orang pembina.

Setelah dibuka pada tanggal 4 Juli 2011 yang lalu, peserta dari Kabupaten Kapuas sebagai bagian dari Tim Jumbara Kalimantan Tengah telah mengikuti berbagai kegiatan diantaranya adalah:
  • Dodie : mengikuti kegiatan bakti penanaman dan kebersihan lingkungan
  • Kurnia : mengikuti kegiatan donor darah
  • Adja : mengikuti kegiatan penanggulangan bencana
  • Fahriah : mengikuti kegiatan UKS
  • M. Syarif : mengikuti kegiatan bidang jumpa travelling dan sebagai putra PMR
  • M. Joni : mengikuti kegiatan gembira yaitu poli mata dan terompah
  • Novi, Ayu, Luky, Latifah : mengikuti kegiatan paduan suara
  • Tim Kapuas berperan sebagai masyarakat pada kegiatan sandiwara anak-anak
Besok dijadualkan tim Kalimantan Tengah akan tampil untuk kegiatan pentas seni. Menurut keterangan dari Pak H. Zonnun Almikhri, M.Ag yang mendampingi tim dari Kabupaten Kapuas, lawan yang agak berat adalah Bali. Alhamdulillah semua kegiatan dapat diikuti oleh Tim Kalimantan Tengah. Semoga besok mereka bisa tampil maksimal dalam pentas seni.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)