Postingan

Menampilkan postingan dengan label Jumbara

Menanam Harapan di Tanah Kapuas: Desain Regeneratif untuk Masa Depan yang Melimpah

Gambar
  Bayangkan Anda memegang sebutir benih di tangan. Terlihat kecil, bahkan mungkin tidak berarti. Namun, begitu benih itu menyentuh tanah Kapuas kita yang subur, Anda tidak hanya menanam sebatang pohon di masa depan. Anda sedang menggerakkan sebuah sistem kehidupan yang utuh. Air mulai berkumpul, jamur di bawah tanah tersadar, dan mikroba memulai tugasnya. Akar mencengkeram tanah, menyaring air, sementara daun yang muncul menyerap karbon dari udara, menaungi bumi, dan memperlambat aliran air hujan. Serangga datang, burung mengikuti, dan satwa liar lainnya menemukan makanan serta tempat berlindung. Tanpa kita sadari, kita menuai hasilnya: udara yang lebih bersih, tanah yang lebih subur, iklim yang lebih stabil, dan ikatan yang lebih dalam dengan tempat yang kita sebut rumah. Inilah gagasan utama yang disampaikan oleh Sierra Bainbridge, seorang arsitek lanskap dari MASS Design Group. Ia mengajak kita untuk melihat desain dan pembangunan bukan sekadar sebagai cara mendirikan bangunan, ...

Tim Jumbara Nasional Kalteng buat gerbang sederhana

Gambar
Perkemahan Tim Jumbara Nasional Kalteng ( Courtesy of Muhammad Yusuf ) Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Nasional 2016 bertempat di Bumi Perkemahan Tonasa 1, Kelurahan Tonasa, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Sejak dua hari yang lalu, tim pendahuluan dari Kalimantan Tengah sudah mulai menghias lokasi perkemahan. Tenda sudah didirikan oleh panitia, tim pendahuluan mempersiapkan lokasi. Mulai malam Minggu (23 Juli 2016) lampu sudah mulai menyala di tenda-tenda peserta.  Saat tulisan ini dibuat, tim jumbara nasional Kalteng baru mendarat di Bandar Udara Hasanudin, Makasar, Sulawesi Selatan.

Pelepasan Peserta Jumbara Nasional 2016

Gambar
Suasana pelepasan di rumah jabatan Bupati Kapuas ( Courtesy of Arlianto ) Pada hari Selasa, 19 Juli 2016 bertempat di rumah jabatan Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan Pelepasan Peserta Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Nasional yang akan diselenggarakan di Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, mulai tanggal 26 Juli 2016 - 1 Agustus 2016. Adapun kontingen dari PMI Kabupaten Kapuas terdiri dari: Arlianto - Fasilitator Sri Handayani - Pembina Pendamping Madya Apriyadi - Peserta PMR Madya Vindiani Octaviasari - Peserta PMR Madya Atwatan Malik Mahardika - Peserta PMR Wira Theresia Carolina - Peserta PMR Wira Mulai tanggal 21 Juli 2016 besok, mereka akan memulai kegiatan pemantapan di Palangka Raya dan akan dilepas oleh Gubernur saat keberangkatan ke Pangkep.

Jumbara Kecamatan Selat

Gambar
Pak Zonnun Almikhri sedang memberikan pengarahan Pada hari Jum'at, 28 Oktober 2011 bertempat di lapangan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Selat Tengah, diselenggarakan kegiatan pembukaan Jumbara Kecamatan Selat. Kegiatan ini dikoordinir oleh MAN Selat Tengah. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai sekolah setingkat SLTA dan SLTP disekitar Kecamatan Selat. Dalam kegiatan ini akan dilombakan ketrampilan membuat tandu, pertolongan pertama, cerdas cermat dan lain-lain. Ada sepuluh regu yang mengikuti kegiatan Jumbara ini. Diharapkan dari kegiatan ini akan didapatkan pada relawan yang memiliki ketrampilan yang sesuai dengan bidangnya. Mereka diharapkan nantinya bisa menjadi motor kegiatan Palang Merah Remaja (PMR) disekolahnya masing-masing. Dalam tahun ini juga, Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas akan menyelenggarakan pelatihan untuk pembina PMR. Jadi diharapkan sekolah-sekolah dapat mengikuti kegiatan ini, untuk lebih menyemarakkan kegiatan kepalangmerahan di Kabupaten Kapuas.

Tarian Mandau Talawang memukau peserta Jumbara di Gorontalo

Menurut keterangan dari Bapak Qasthalani, S.Ag, pembina kontingen Jumbara Kabupaten Kapuas, tadi malam kontingen Kapuas menyajikan tarian Mandau Talawang. Berbeda dengan kontingen Jambore Nasional di Teluk Gelam yang membawa peralatan musik dari Kapuas, kontingen Jumbara ini hanya mengandalkan suara musik yang berasal dari rekaman yang mereka bawa. Meskipun demikian penampilan mereka dapat memukau para peserta Jumbara yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut keterangan beliau, Tim Kalimantan Tengah pada saat ini termasuk menjadi favorit dalam Pentas Seni. Pada hari ini, anggota kontingen yang ada mengikuti berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh panitia, diantaranya ada yang mengikuti kegiatan donor darah.

Laporan Tim Jumbara Kapuas dari Gorontalo

Setelah dilepas oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, pada tanggal 30 Juni 2011 yang lalu, tim Jumbara Kabupaten Kapuas kembali ke Kuala Kapuas dan keesokan harinya, Jum'at, 1 Juli 2011 langsung berangkat ke Gorontalo, mengingat tiket pada tanggal 2 dan 3 Juli sangat mahal. Jumlah yang berangkat sebanyak 12 orang yang terdiri dari 10 orang peserta pria dan wanita, serta 2 orang pembina. Setelah dibuka pada tanggal 4 Juli 2011 yang lalu, peserta dari Kabupaten Kapuas sebagai bagian dari Tim Jumbara Kalimantan Tengah telah mengikuti berbagai kegiatan diantaranya adalah: Dodie : mengikuti kegiatan bakti penanaman dan kebersihan lingkungan Kurnia : mengikuti kegiatan donor darah Adja : mengikuti kegiatan penanggulangan bencana Fahriah : mengikuti kegiatan UKS M. Syarif : mengikuti kegiatan bidang jumpa travelling dan sebagai putra PMR M. Joni : mengikuti kegiatan gembira yaitu poli mata dan terompah Novi, Ayu, Luky, Latifah : mengikuti kegiatan paduan suara T...

Pelepasan Kontingen Jambore dan Jumbara

Gambar
Bersamaan dengan kegiatan Apel Siaga Penanggulangan Kebakaran Hutan, Lahan dan Pekarangan, juga dilakukan kegiatan pelepasan kontingen Jambore Kwartir Cabang Kapuas untuk mengikuti Jambore ke-9 di Palembang dan kontingen Jumbara PMI Kabupaten Kapuas untuk mengikuti Jumbara ke-7 yang akan dilaksanakan di Gorontalo. Kontingen Jambore berjumlah sebanyak 40 orang yang terdiri dari pramuka penggalang beserta dengan para pendampingnya. Sedangkan kontingen Jumbara berjumlah 12 orang yang terdiri dari 10 orang anggota PMR Wira dan 2 orang pembina. Dalam kegiatan pelepasan ini Bupati menyerahkan secara simbolis bendera dari masing-masing kontingen kepada para pembinanya, setelah itu para pembina tersebut menyerahkan bendera ke masing-masing perwakilan kontingen. Setelah itu dilakukan pemasangan slayer ke masing-masing kontingen yang diwakili oleh peserta pria dan wanita.

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas