Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Menyusuri Laut Jawa di Seruyan dan Kotim - Perjalanan

Pantai di tepi Laut Jawa di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur
Bila kita menuju ke Seruyan dari arah sampit, maka kita akan menyusuri Laut Jawa dari Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, sampai sekitar daerah Pantai Kalab (Seruyan). Bila diukur melalui Googe Earth, maka jaraknya kurang lebih 48 km. Jalan aspal di sepanjang pantai Laut Jawa ini cukup mulus, sehingga kendaraan roda empat dapat melaju dengan kecepatan rata-rata 80 km per jam. Namun karena beberapa jembatan masih berlantaikan kayu, mobil harus mengurangi kecepatan setiap melewati jembatan tersebut.

Bagian dari pantai yang sudah dimanfaatkan untuk pariwisata adalah daerah Ujung Pandaran yang berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Pemerintah Daerah sudah menjadikan daerah ini sebagai kawasan pariwisata bagi masyarakatnya. Namun sayangnya infrastruktur jalan masih memprihatinkan.
Dua buah truk tersangkut di lubang yang cukup besar
Ketika admin menempuh jalan dari Ujung Pandaran ke arah Sampit, tepatnya di Desa Sebamban, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur, masih banyak jalan yang harus diperbaiki. Bahkan ada truk yang macet di tengah jalan ketika akan melewati jalan yang berlubang besar. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama, kondisi ini sudah mulai membaik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)