BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Indikator Pembangunan Kesehatan Masyarakat



Indikator yang disusun oleh Departemen Kesehatan ini memang masalah dalam perkembangan mengingat belum semua indikatornya bisa diterapkan disemua wilayah. Sebagai contoh, rasio dokter per puskesmas itu minimal adalah 10 orang dokter per puskesmas. Untuk Kapuas saja, dari 23 puskesmas yang ada, baru 21 puskesmas yang memiliki dokter. Jadi kita sangat tertinggal sekali dalam indikator ini. Berikut ini adalah indikatornya:
  1. Prevalensi Balita gizi buruk dan kurang 
  2. Prevalensi Balita sangat pendek dan pendek 
  3. Prevalensi Balita sangat kurus dan kurus 
  4. Akses air bersih 
  5. Akses sanitasi 
  6. Cakupan penimbangan balita 
  7. Cakupan pemeriksaan neonatal 1 
  8. Cakupan imunisasi lengkap 
  9. Rasio dokter/ puskesmas 
  10. Rasio bidan/ desa 
  11. Cakupan persalinan oleh nakes 
  12. Balita gemuk 
  13. Diare 
  14. Hipertensi 
  15. Pneumonia 
  16. Proporsi perilaku cuci tangan 
  17. Prevalensi gangguan mental 
  18. Proporsi merokok tiap hari 
  19. Prevalensi penyakit gigi dan mulut 
  20. Prevalensi asma 
  21. Prevalensi disabilitas 
  22. Prevalensi cedera 
  23. Prevalensi penyakit sendi 
  24. Prevalensi ISPA
Mengenai definisinya dapat merujuk kepada buku berikut: 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)