Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Lebaran 1432 H di Kuala Kapuas

Shalat Idul Fitri 1432 H di Masjid Agung Al Mukarram
Pada hari Rabu, 31 Agustus 2011 suasana lebaran sangat terasa meriah di Kuala Kapuas. Dimana-mana terdengar suara takbir. Meskipun kemarin lebaran sudah dimulai oleh warga Muhammadiyah, sebagian besar masyarakat tetap mengikuti waktu lebaran yang diputuskan oleh pemerintah.

Semalam, takbiran dimulai pada sekitar pukul 21.00 WIB sampai tengah malam dengan rute mulai dari rumah jabatan bupati sampai ke bundaran besar kemudian berbalik lagi.


Shalat Idul Fitri pada tahun ini sebagian besar dilaksanakan di masjid-masjid, baik itu Masjid Darul Muttaqin, Masjid Agung Al Mukarram, Masjid At-Taqwa, Masjid Darul Aman dan lain-lain. Ada juga yang menyelenggarakan shalat di lapangan, namun jama'ahnya tidak terlalu banyak.
Shalat Idul Fitri 1432 H di Masjid At Taqwa
Barulah setelah shalat Idul Fitri berlangsung, masyarakat melakukan kegiatan silaturahmi ke rumah-rumah tetangga. Biasanya segera setelah shalat warga akan menuju ke rumah jama'ah masjid yang mengadakan "open house" dan biasanya mereka akan bergiliran dari rumah ke rumah.
Suasana silaturahim di Handil Tabalien, Jama'ah Masjid Nurul Huda
Di daerah Handil Tabalien, dimana admin memberikan Khutbah Idul Fitri, warga masyarakat akan mengunjungi rumah tetangga sekitar pukul 10.00 WIB dan sore hari. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas