Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Lebaran 1432 H di Kuala Kapuas

Shalat Idul Fitri 1432 H di Masjid Agung Al Mukarram
Pada hari Rabu, 31 Agustus 2011 suasana lebaran sangat terasa meriah di Kuala Kapuas. Dimana-mana terdengar suara takbir. Meskipun kemarin lebaran sudah dimulai oleh warga Muhammadiyah, sebagian besar masyarakat tetap mengikuti waktu lebaran yang diputuskan oleh pemerintah.

Semalam, takbiran dimulai pada sekitar pukul 21.00 WIB sampai tengah malam dengan rute mulai dari rumah jabatan bupati sampai ke bundaran besar kemudian berbalik lagi.


Shalat Idul Fitri pada tahun ini sebagian besar dilaksanakan di masjid-masjid, baik itu Masjid Darul Muttaqin, Masjid Agung Al Mukarram, Masjid At-Taqwa, Masjid Darul Aman dan lain-lain. Ada juga yang menyelenggarakan shalat di lapangan, namun jama'ahnya tidak terlalu banyak.
Shalat Idul Fitri 1432 H di Masjid At Taqwa
Barulah setelah shalat Idul Fitri berlangsung, masyarakat melakukan kegiatan silaturahmi ke rumah-rumah tetangga. Biasanya segera setelah shalat warga akan menuju ke rumah jama'ah masjid yang mengadakan "open house" dan biasanya mereka akan bergiliran dari rumah ke rumah.
Suasana silaturahim di Handil Tabalien, Jama'ah Masjid Nurul Huda
Di daerah Handil Tabalien, dimana admin memberikan Khutbah Idul Fitri, warga masyarakat akan mengunjungi rumah tetangga sekitar pukul 10.00 WIB dan sore hari. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas