The Salahuddin Generation (Ep. 11): Salahuddin’s Legacy — Warisan Terbesar Bukan Tahta, Bukan Kota, Bahkan Bukan Yerusalem

Gambar
Ia mengalahkan para raja. Ia membebaskan Yerusalem. Ia mematahkan Perang Salib Ketiga. Tetapi pada akhirnya—apa yang paling ia takutkan? Apa yang paling ia rindukan? Dan apa yang paling ia titipkan? Episode penutup ini menjawab dengan kalimat yang menohok: yang paling besar dalam pandangan Salahuddin bukanlah kota, bukan kejayaan, bahkan bukan Yerusalem sebagai “trofi” sejarah. Yang paling besar adalah Allah , dan segala yang selain-Nya hanyalah jalan. 1) Mars Terakhir Menuju Yerusalem: “Tidak Ada Lagi yang Datang Menolong” Setelah bertahun-tahun perang, pasukan Frank akhirnya mencoba mengambil “hadiah utama”: Yerusalem . Salahuddin tahu, ini bukan sekadar pertempuran biasa. Maka ia mengumpulkan tentara dan berkata tegas: kalian adalah tentara Islam hari ini, darah, harta, dan keluarga kaum Muslim bergantung pada kalian, tidak ada Muslim lain yang akan datang menolong, ini amanah yang Allah letakkan di pundak kalian. Pidato ini bukan untuk membakar emosi semata, t...

Metode Menghapal Qur'an oleh Sheikh Walid Abdussalam Baly



  1. Bacalah satu baris sebanyak 10 kali. Kemudian baca untuk diri sendiri. Bacalah seperti itu sampai baris berikutnya dari ayat itu. Kalau ada masalah dengan kata, bacalah kata itu dengan satu kata sebelumnya dan satu kata sesudahnya, lalu baca seluruh baris dan ulang untuk diri anda sendiri. Kemudian baca baris berikutnya sepuluh kali. Anda harus membacanya dan membacanya sampai kata-kata itu tersimpan dalam pikiran anda dan anda mengetahui lokasinya.
  2. Anda baca baris pertama sepuluh kali dan baris kedua sepuluh kali. Sekarang baca kedua baris tersebut tiga kali dan ulangi untuk diri anda sendiri.
  3. Bacalah baris ketiga, keempat dan kelima sampai akhir halaman. 
  4. Hal ini kami sebut sebagai ingatan jangka pendek yang akan hilang dalam beberapa minggu kedepan. Bagaimana mengubah halaman ini menjadi ingatan jangka panjang?
  5. Bawa halaman yang anda hapal. Buka dan baca sebanyak 20 kali !! lebih disukai jari anda berada pada baris yang anda baca. Tulisan tersebut akan tertancap dalam ingatan anda insya Allah dan anda tidak akan melupakannya. Segala puji bagi Allah. Mengapa bisa demikian? Karena jika anda membaca sebanyak 20 kali dengan melihat halaman tersebut maka mata anda akan mengambil fotocopy dari halaman tersebut dan halaman tersebut akan lengket pada ingatan anda. Allah berkehendak anda tidak akan melupakannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas