Psikologi Kekayaan: Bagaimana Islam Mengajarkan Kita Mengelola Uang

Gambar
  Apakah banyaknya harta otomatis membuat kita bahagia dan mulia di sisi Allah? Atau justru bisa menjadi ujian yang menjerumuskan? Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad ﷺ mengingatkan bahwa setiap umat memiliki ujian, dan ujian bagi umat beliau adalah kekayaan . Pesan ini terasa sangat dekat dengan kondisi kita hari ini: hidup di tengah arus kapitalisme, iklan yang tak putus, dan budaya “harus punya lebih”. Tulisan ini merangkum gagasan penting dari karya Dr. Osman Umarji “Psychology of Wealth: An Islamic Perspective on Personal Finance” tentang bagaimana Islam membentuk cara pandang seorang Muslim terhadap harta dan keuangan pribadi. 1. Cara Pandang Ekonomi Modern vs Cara Pandang Islam Ekonomi modern (khususnya aliran neoklasik) memandang manusia sebagai makhluk yang selalu mengejar kepuasan maksimal . Tolok ukurnya sederhana: semakin banyak, semakin enak, semakin nyaman, semakin baik. Beberapa ciri cara pandang ini: Tujuan utama: mengejar kesenangan duniawi (pleasure). M...

Metode Menghapal Qur'an oleh Sheikh Walid Abdussalam Baly



  1. Bacalah satu baris sebanyak 10 kali. Kemudian baca untuk diri sendiri. Bacalah seperti itu sampai baris berikutnya dari ayat itu. Kalau ada masalah dengan kata, bacalah kata itu dengan satu kata sebelumnya dan satu kata sesudahnya, lalu baca seluruh baris dan ulang untuk diri anda sendiri. Kemudian baca baris berikutnya sepuluh kali. Anda harus membacanya dan membacanya sampai kata-kata itu tersimpan dalam pikiran anda dan anda mengetahui lokasinya.
  2. Anda baca baris pertama sepuluh kali dan baris kedua sepuluh kali. Sekarang baca kedua baris tersebut tiga kali dan ulangi untuk diri anda sendiri.
  3. Bacalah baris ketiga, keempat dan kelima sampai akhir halaman. 
  4. Hal ini kami sebut sebagai ingatan jangka pendek yang akan hilang dalam beberapa minggu kedepan. Bagaimana mengubah halaman ini menjadi ingatan jangka panjang?
  5. Bawa halaman yang anda hapal. Buka dan baca sebanyak 20 kali !! lebih disukai jari anda berada pada baris yang anda baca. Tulisan tersebut akan tertancap dalam ingatan anda insya Allah dan anda tidak akan melupakannya. Segala puji bagi Allah. Mengapa bisa demikian? Karena jika anda membaca sebanyak 20 kali dengan melihat halaman tersebut maka mata anda akan mengambil fotocopy dari halaman tersebut dan halaman tersebut akan lengket pada ingatan anda. Allah berkehendak anda tidak akan melupakannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas