Memahami Al-Qur’an lewat Nama-Nama Allah: Kunci Membaca dengan Hati yang Tenang

Gambar
  Sebagian dari kita pernah mengalami ini: membaca terjemahan Al-Qur’an, lalu merasa “kok ayat ini keras ya?” atau bingung ketika menemukan kisah kehancuran kaum terdahulu, peringatan neraka, atau larangan yang terasa berat. Akibatnya, ada yang jadi menjaga jarak dari Al-Qur’an—padahal kita yakin kitab ini adalah petunjuk dan rahmat. Sebuah tulisan dari Yaqeen Institute menjelaskan satu kunci penting agar pengalaman membaca Al-Qur’an menjadi lebih “nyambung”: kenali dulu siapa Allah yang “berbicara” dalam Al-Qur’an, terutama lewat nama-nama dan sifat-sifat-Nya . Saat “gambar Allah” di hati kita benar—bahwa Dia Mahapengasih, Mahaadil, Mahabijaksana, dan Maha menjaga—cara kita memahami ayat-ayat Al-Qur’an pun berubah.  Mengapa cara pandang kita menentukan “rasa” saat membaca? Penulis memberi analogi sederhana: bayangkan Anda tersesat dan menerima surat petunjuk. Jika Anda percaya pengirim surat itu sangat peduli, sangat cerdas, dan memahami keadaan Anda, Anda akan membaca surat ...

Metode Menghapal Qur'an oleh Sheikh Walid Abdussalam Baly



  1. Bacalah satu baris sebanyak 10 kali. Kemudian baca untuk diri sendiri. Bacalah seperti itu sampai baris berikutnya dari ayat itu. Kalau ada masalah dengan kata, bacalah kata itu dengan satu kata sebelumnya dan satu kata sesudahnya, lalu baca seluruh baris dan ulang untuk diri anda sendiri. Kemudian baca baris berikutnya sepuluh kali. Anda harus membacanya dan membacanya sampai kata-kata itu tersimpan dalam pikiran anda dan anda mengetahui lokasinya.
  2. Anda baca baris pertama sepuluh kali dan baris kedua sepuluh kali. Sekarang baca kedua baris tersebut tiga kali dan ulangi untuk diri anda sendiri.
  3. Bacalah baris ketiga, keempat dan kelima sampai akhir halaman. 
  4. Hal ini kami sebut sebagai ingatan jangka pendek yang akan hilang dalam beberapa minggu kedepan. Bagaimana mengubah halaman ini menjadi ingatan jangka panjang?
  5. Bawa halaman yang anda hapal. Buka dan baca sebanyak 20 kali !! lebih disukai jari anda berada pada baris yang anda baca. Tulisan tersebut akan tertancap dalam ingatan anda insya Allah dan anda tidak akan melupakannya. Segala puji bagi Allah. Mengapa bisa demikian? Karena jika anda membaca sebanyak 20 kali dengan melihat halaman tersebut maka mata anda akan mengambil fotocopy dari halaman tersebut dan halaman tersebut akan lengket pada ingatan anda. Allah berkehendak anda tidak akan melupakannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas