Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

I'tikaf malam ke-3 sampai malam ke-6 di Masjid Al-Ihsan

Peserta i'tikaf dari malam ke malam selalu bervariasi. Jumlah terbanyak terjadi pada malam ke 25 dimana jumlah pesertanya yang biasanya sekitar 16 orang, sekarang bisa mencapai sampai 23 orang. Suasana malam genap dan malam ganjil pun berbeda-beda. Kalau pada malam ganjil, peserta umumnya lebih lama begadangnya dibandingkan dengan malam genap.

Suasana sahur pun lebih ramai pada malam ganjil dibandingkan dengan malam genap. Menu sahur pun selalu bervariasi, ada menu ikan goreng, ikan asin, telur, rawon, soto, sayurnya pun juga bervariasi. Selain itu, peserta i'tikaf pun selama empat hari ini juga bervariasi, mulai dari siswa sekolah dasar sampai kakek-kakek. Semoga pada malam-malam berikutnya peserta menjadi lebih banyak, karena masih ada tiga malam lagi untuk i'tikaf menjelang Idul Fitri.

Beberapa rekaman kultum tarawih dan kuliah subuh dapat disaksikan pada video-video dibawah ini:












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"