The Salahuddin Generation (Ep. 5): 3.000 Penunggang ke Mesir—Misi Mustahil yang Membuka Panggung Salahuddin (
Episode 5 membawa kita ke bab paling menegangkan: perebutan Mesir —negeri besar yang kaya sumber daya, tetapi saat itu rapuh dari dalam. Nur ad-Din Zengi sudah berhasil menyatukan Syam (Mosul–Aleppo–Damaskus). Kini pertanyaannya berubah: apakah Mesir akan jatuh ke tangan pasukan salib, atau menjadi pilar kebangkitan umat? Jawabannya dimulai dari sebuah keputusan “nekat tapi terukur”: 3.000 penunggang kuda menyeberangi Sinai dalam kampanye kilat. 1) Mesir yang Rapuh: 14 Wazir dalam Setahun, Negara Hampir Runtuh Narasi dibuka dengan situasi Mesir di bawah Dinasti Ismailiyah: konflik internal tak berkesudahan. Dalam satu tahun, disebutkan terjadi pergantian wazir berkali-kali (bahkan sampai belasan). Negara besar ini tampak kaya , tetapi keropos dari pusat kekuasaan . Di titik rapuh seperti itu, pasukan salib melihat “buah yang menggantung rendah”: mudah dipetik bila tidak ada yang mengamankan. 2) Tawaran Shawar: “Bantu Saya Kembali Berkuasa, Mesir Jadi Sekutu” Seorang toko...

A heart attack occurs when blood flow to the heart is blocked, leading to damage to the heart muscle. To explore more about health and well-being, check out our educational resources at online Quran classes.
BalasHapusA heart attack, or myocardial infarction, occurs when blood flow to the heart is blocked, causing tissue damage. Advances in understanding its causes and treatment options have improved prevention and recovery, focusing on lifestyle, medication, and medical procedures easy way of the learn Quran classes
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusLearn Pashto Online offer convenient, interactive language learning led by native-speaking instructors. These virtual sessions cater to various skill levels, from beginners to advanced learners, focusing on speaking, listening, reading, and writing. Using structured lessons, personalized feedback, and cultural insights, students can effectively develop fluency and confidence in Pashto. Classes are flexible, allowing learners to join from anywhere, making it easy to fit language learning into a busy schedule.
BalasHapus