Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Himbauan Depkes Saudi Bagi Jama'ah Haji


  1. Semua jama'ah haji harus divaksinasi Meningitis meningokokus
  2. Merekomendasikan vaksinasi influenza musiman terutama bagi orang tua diatas 65 tahun, orang dengan penyakit neurologi atau metabolik, penyakit pernapasan dan jantung kronik, gagal hati atau ginjal, diabetes, kegemukan, kekurangan kekebalan tubuh akibat HIV atau terapi kanker dan wanita hamil.
  3. Pendidikan kesehatan. Dinas kesehatan diminta untuk menyediakan informasi tentang gejala penyakit infeksi, cara penularan, komplikasi dan cara-cara pencegahan.
  4. Calon jama'ah haji tidak diijinkan untuk membawa makanan segar ke Saudi Arabia. Hanya makan yang dikaleng atau dibungkus secara tepat atau makanan disimpan dalam wadah yang mudah diamati diijinkan dalam jumlah sedikit, cukup untuk satu orang selama periode perjalanannya.
Sumber: Bulletin WHO

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)