Ketika Seorang Perempuan Yahudi Berdiri Membela Palestina

Gambar
Di tengah perdebatan yang semakin panas mengenai Palestina, ada satu kesaksian yang menarik perhatian dunia. Bukan karena disampaikan dengan suara lantang atau penuh kemarahan, melainkan karena ketenangan, kejernihan berpikir, dan keberanian moral yang ditunjukkan oleh seorang perempuan muda Yahudi bernama Yasmine Johnson . Saya menyaksikan kesaksiannya dalam sidang Royal Commission into Anti-Semitism and Social Cohesion di Australia. Selama hampir satu jam, ia menghadapi pertanyaan-pertanyaan yang tajam mengenai pandangannya tentang Palestina, Zionisme, kebebasan berpendapat, hingga tuduhan antisemitisme. Namun yang membuat saya benar-benar kagum bukanlah semata-mata isi argumennya, melainkan cara ia menyampaikannya. Tidak terlihat emosi yang meledak-ledak. Tidak ada nada marah. Tidak pula usaha menyerang lawan bicara secara pribadi. Sebaliknya, ia menjawab hampir setiap pertanyaan dengan tenang, sistematis, dan konsisten. Seorang Yahudi yang Memisahkan Agama dan Negara Yasmine Johns...

Hasil Survei Melek Internet dan Jejaring Sosial

Mulai hari Jum'at, 30 September 2011 - Selasa, 4 Oktober 2011 yang lalu, admin mengadakan survei kecil-kecilan mengenai melek internet dan jejaring sosial dikalangan mahasiswa Akademi Keperawatan Pemda Kapuas semester I dan semester V sebanyak 189 orang. Dari hasil survei tersebut didapatkan hasil sebagai berikut:
  • 84% memiliki akun di Facebook
  • 10% memiliki akun di Twitter
  • 1% memiliki blog
  • Tidak seorangpun yang memiliki situs internet
  • 98% memanfaatkan internet untuk mencari bahan kuliah atau tugas-tugas kuliah
  • 21% memanfaatkan situs-situs kesehatan berbahasa Inggris
  • Internet diakses melalui:
    • Warnet : 61%
    • Laptop/komputer dengan modem WiFi : 40%
    • Laptop/komputer dengan Speedy : 10%
    • Handphone dengan WiFi : 43%
  • Mesin pencari (search engine) yang digunakan adalah:
    • Google : 98%
    • Yahoo : 11%
    • Bing : 1,1%
Dari hasil survei diatas dapat diambil beberapa kesimpulan diantaranya:
  • Mahasiswa sudah menggunakan jejaring sosial (Facebook dan Twitter) sebagai sarana untuk menjalin hubungan dengan sesama teman. 
  • Internet sudah menjadi sumber informasi yang digunakan oleh hampir semua mahasiswa. 
  • Masih sedikit yang mengakses situs-situs kesehatan berbahasa Inggris. 
  • Sebagian besar mahasiswa mengakses internet melalui warnet dan handphone. 
  • Google masih menjadi primadona untuk mencari berbagai bahan di internet.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)