Belajar Al-Qur’an dari Rumah: Saat Tarbiyah Menjadi Percakapan Keluarga
Ada proses pendidikan yang kadang tidak berjalan sesuai rencana. Sejak awal, sebagian orang tua mungkin memiliki harapan agar anak-anaknya tumbuh dalam suasana pembinaan iman yang baik. Mereka ingin anak-anaknya dekat dengan Al-Qur’an, terbiasa menghadiri majelis ilmu, dan memiliki lingkungan pergaulan yang menuntun kepada kebaikan. Namun, dalam kenyataannya, jalan menuju kebaikan tidak selalu lurus dan mudah. Ada anak yang sebenarnya ingin belajar, tetapi merasa belum siap. Ada yang pernah mencoba mengikuti majelis, namun kemudian merasa minder karena melihat orang lain lebih fasih membaca Al-Qur’an. Ada pula kesempatan belajar yang tertunda karena keadaan, kesibukan, jarak, atau situasi yang tidak memungkinkan. Dari sini kita belajar bahwa hidayah, pembinaan, dan proses mendekat kepada Allah tidak selalu datang melalui jalan yang kita bayangkan. Kadang yang dahulu sulit dilakukan di luar rumah, justru terbuka dengan indah di dalam rumah sendiri. Ketika Rumah Menjadi Tempat Tarb...
as wr slmat pagi bapak.....mohon maaf,mohon ijin menanyakan pak.apakah perguruan pencak silat telapak sakti ponpes al amin kapuas masih ada hubungan/kaitannya dengan perguruan pencak silat telapak sakti dari yogyakarta yg pusatnya di bugisan waktu itu guru besarnya almarhum bpk muhtarom sj.atau mungkin hanya kebetulan namanya sama dengan yang ada di yogyakarta bapak....,demikian ump.matur sembah nuwun semoga sukses.amin ws wr
BalasHapusPerguruan ini adalah perguruan telapak sakti seperti yang di Jawa, minus "pengisian".
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMAJU TERUS DAN SEMOGA SUKSES........AMIN
BalasHapusmohon ijin,salam untuk bapak sugiarto.mhn di sampaikan.matur sembah nuwun
BalasHapusAYO AL-AMIN JGAN MENYERAH TERUS MAJU PANTANG MUNDUR CING CILIWUT TALI WONDO RAWE-RAWE RANTAS MALANG-MALANG PUTUNG....BWAT PA GI TERUS SEMANGAT NGLATIH MURID" NYA EA...
BalasHapusAssalamu'alaikum...
BalasHapuskabar sedulur gmn... Era 97 Hadir