BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Bincang-bincang dengan mantan pasukan perdamaian RI di Bosnia

Bapak Amin, mantan pasukan perdamaian RI di Bosnia bercerita tentang Weber, seorang guru menggambar yang memiliki sebuah ide yang sangat brilian. Beliau meminta kepada seluruh rakyat Bosnia yang bekerja, yang jumlahnya mencapai sekitar 2 juta orang untuk menyisihkan sebanyak 1 dolar sebulan dari penghasilan mereka untuk beliau kelola. Dari satu dolar tersebut dalam satu bulan beliau berhasil mengumpulkan sebanyak 2 juta dolar sebulan. Dari uang sebanyak itu pada bulan pertama beliau membangun sarana kesehatan yang nilainya 100.000 dolar. Jadi dalam satu bulan beliau berhasil membangun sebanyak 20 buah sarana kesehatan lengkap dengan peralatannya. Dia melakukan hal ini selama beberapa bulan. Setelah itu pada bulan-bulan berikutnya beliau mulai membangun sarana pendidikan. Ide beliau yang brilian ini sangat didukung oleh masyarakat, karena dengan tidak adanya korupsi dalam pengelolaan dana tersebut, masyarakat yang tadinya tidak punya pekerjaan, dengan banyaknya proyek ini, mereka bisa mendapatkan lapangan pekerjaan. Dengan dibangunnya sarana kesehatan dan pendidikan ini, masyarakat makin sejahtera. Banyak sebenarnya ide-ide brilian yang beliau miliki, namun belum semuanya yang disampaikan secara terbuka kepada pihak luar. Semoga hal-hal seperti ini mendapat apresiasi dari masyarakat Indonesia yang sangat menginginkan kemajuan bagi negaranya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)