MDMC Kapuas Resmi Dibentuk untuk Periode 2025–2030

Sabtu, 2 Agustus 2025 Bertempat di Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Jalan Barito, Kuala Kapuas, telah diselenggarakan rapat pembentukan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kapuas untuk periode 2025–2030. Melalui rapat tersebut, susunan kepengurusan MDMC Kapuas ditetapkan sebagai berikut: Ketua: Muhammad Hipni, S.Kep., Ners Wakil Ketua: Much. Busyrol Fuad, S.Psi Sekretaris: Endang Andriyani, S.Pd., M.Pd. Bendahara: Sri Agustina, A.Md. MDMC, atau Muhammadiyah Disaster Management Center , adalah lembaga penanggulangan bencana di bawah naungan organisasi Muhammadiyah. Lembaga ini berfungsi sebagai pusat koordinasi sumber daya Muhammadiyah dalam kegiatan penanggulangan bencana, baik bencana alam maupun non-alam, di seluruh Indonesia. Dengan terbentuknya kepengurusan MDMC Kapuas, diharapkan akan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan respon cepat Muhammadiyah terhadap berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Kapuas dan sekitarnya. Berita dikirim oleh Bapa...

dr. Agus Waluyo - Direktur baru Akper Kapuas

Pada pelantikan pejabat Eselon II, III dan IV pada tanggal 3 November 2011 yang lalu, juga terjadi pergantian kepemimpinan di Akademi Keperawatan Pemda Kapuas. Bapak Mantikei F. Lambong, MM digantikan oleh dr. Agus Waluyo.

Ketika diwawancarai secara singkat sebelum dan sesudah peringatan HUT Korpri dan Hari Kesehatan Nasional pada hari Selasa, 29 November 2011 di halaman kantor Bupati Kapuas, dr. Agus menyampaikan tugas besarnya adalah memperbaharui Akreditasi Akper. Sebagaimana kita ketahui, Akper Pemda Kapuas dibawah kepemimpinan Bapak Mantikei berhasil membuat Akper meraih Akreditasi B. Hal ini dikarenakan struktur organisasi yang lengkap, sumber daya manusia pengajar yang memadai dan sarana serta prasarana yang mendukung. Mengingat saat ini akreditasi tersebut harus diperpanjang, merupakan tugas berat bagi direktur baru untuk mewujudkannya.

Ada wacana yang disampaikan oleh direktur baru mengenai biaya pendidikan mahasiswa Akper. Untuk lebih membuat pendidikan kesehatan ini terjangkau dikalangan masyarakat, terfikir oleh beliau, bagaimana kalau biaya pendidikan tersebut diturunkan pada tahun depan. Hal ini tentu harus melalui proses yang cukup panjang di internal akademi sendiri.

Sehubungan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran di Akper, beliau berupaya untuk bisa melengkapi sarana dan prasarana pendidikan yang sudah tidak memadai lagi, serta mengupayakan agar perlengkapan yang dibutuhkan untuk praktikum mahasiswa bisa tersedia, sesuai dengan standar yang ada, baik itu laboratorium keperawatan maupun laboratorium ilmu-ilmu dasar.

Banyak yang harus dipelajari dan banyak hal yang harus dilakukan oleh direktur baru ini. Kita berhadap beliau dapat diberikan kesehatan dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas