Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

dr. Agus Waluyo - Direktur baru Akper Kapuas

Pada pelantikan pejabat Eselon II, III dan IV pada tanggal 3 November 2011 yang lalu, juga terjadi pergantian kepemimpinan di Akademi Keperawatan Pemda Kapuas. Bapak Mantikei F. Lambong, MM digantikan oleh dr. Agus Waluyo.

Ketika diwawancarai secara singkat sebelum dan sesudah peringatan HUT Korpri dan Hari Kesehatan Nasional pada hari Selasa, 29 November 2011 di halaman kantor Bupati Kapuas, dr. Agus menyampaikan tugas besarnya adalah memperbaharui Akreditasi Akper. Sebagaimana kita ketahui, Akper Pemda Kapuas dibawah kepemimpinan Bapak Mantikei berhasil membuat Akper meraih Akreditasi B. Hal ini dikarenakan struktur organisasi yang lengkap, sumber daya manusia pengajar yang memadai dan sarana serta prasarana yang mendukung. Mengingat saat ini akreditasi tersebut harus diperpanjang, merupakan tugas berat bagi direktur baru untuk mewujudkannya.

Ada wacana yang disampaikan oleh direktur baru mengenai biaya pendidikan mahasiswa Akper. Untuk lebih membuat pendidikan kesehatan ini terjangkau dikalangan masyarakat, terfikir oleh beliau, bagaimana kalau biaya pendidikan tersebut diturunkan pada tahun depan. Hal ini tentu harus melalui proses yang cukup panjang di internal akademi sendiri.

Sehubungan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran di Akper, beliau berupaya untuk bisa melengkapi sarana dan prasarana pendidikan yang sudah tidak memadai lagi, serta mengupayakan agar perlengkapan yang dibutuhkan untuk praktikum mahasiswa bisa tersedia, sesuai dengan standar yang ada, baik itu laboratorium keperawatan maupun laboratorium ilmu-ilmu dasar.

Banyak yang harus dipelajari dan banyak hal yang harus dilakukan oleh direktur baru ini. Kita berhadap beliau dapat diberikan kesehatan dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas