BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Penanganan Kasus Demam Berdarah di Kapuas

Di musim penghujan ini, masyarakat Kapuas harus waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Hingga kini telah dilaporkan terdapat 7 kasus DBD dari beberapa puskesmas (Lupak dan Basarang), yang seluruhnya dirujuk ke RS.

Di wilayah puskesmas Basarang, khusunya desa Basarang Jaya, setelah dilaporkan adanya kasus DBD, dilakukan pemeriksaan jentik, dan ternyata di lingkungan sekitar penderita positif ditemukan jentik. Atas dasar itulah maka dilakukan fogging (pengasapan). Setelah itu diberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang Demam Berdarah yang juga meliputi 4 M Plus. Dari penyuluhan ini diharapkan adanya peran serta masyarakat untuk bisa melakukan pemberantasan sarang nyamuk, namun diakhir penyuluhan masyarakat tetap menginginkan agar lingkungan mereka dilakukan pengasapan (fogging).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)