Ingin Hubungan Lebih Bermakna? Coba Lokakarya Praktis dari Pakar Stanford Ini

Gambar
Apakah Anda pernah merasa hubungan dengan orang-orang di sekitar Anda terasa kurang dalam? Atau mungkin Anda rindu untuk kembali terhubung dengan teman-teman lama yang entah bagaimana perlahan menghilang dari radar? Di zaman yang serba digital ini, banyak dari kita merasakan tantangan yang sama dalam menjaga koneksi sosial yang otentik. Baru-baru ini, Stanford Lifestyle Medicine mengadakan sebuah lokakarya daring yang sangat relevan, dibawakan oleh dua pakar di bidang ilmu perilaku dan kesehatan sosial, Steven Crane, MS, dan BJ Fogg, PhD. Mereka tidak hanya membahas mengapa kita merasa semakin terisolasi, tetapi juga memberikan serangkaian kiat dan aktivitas praktis yang bisa langsung kita coba untuk memperkuat hubungan. Artikel ini merangkum wawasan dan metode-metode berharga dari lokakarya tersebut, disajikan dalam bahasa yang mudah dimengerti agar kita semua bisa mulai membangun kembali hubungan yang lebih sehat dan bermakna. Mengapa Koneksi Sosial Kita Melemah? Awal Mula dari Sebua...

Seminar Anti HIV/AIDS

Pada hari Rabu, 30 November 2011 bertempat di Aula Palangka, Universitas Palangka Raya, Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD) menyelenggarakan Seminar Anti HIV/AIDS. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh para mahasiswa PSPD. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa PSPD semester 1 dan 3 serta undangan yang berasal dari beberapa sekolah di lingkungan Kota Palangka Raya.

Para penyaji dalam seminar ini adalah:
  1. dr. Mikko A Ludjen, Sp.OG yang menyampaikan materi "Kesehatan Reproduksi Remaja"
  2. dr. Jum'atil Fajar, MHlthSc yang menyampaikan materi "Mengenal HIV dan Cara Penularannya"
  3. Mirhan, S.Pd (Ketua PKBI Kalimantan Tengah) yang menyampaikan materi "Bahaya HIV/AIDS dan Cara Pencegahannya".
Dari data yang disampaikan oleh Bapak Mirhan, S.Pd, rupanya jumlah pengidap virus HIV sudah mencapai angka diatas 100 untuk wilayah Kalimantan Tengah. Menurut data yang beliau sampaikan, di Kuala Kapuas terdapat 2 orang yang positif. Yang perlu diwaspadai adalah, jumlah tadi hanya merupakan bagian puncak dari sebuah gunung es. Jadi keberadaan Voluntary Counseling Test.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas