Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Jembatan Pulau Petak


Jembatan ini menghubungkan Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat dengan Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir. Jembatan ini menyeberangi Sungai Kapuas Murung yang bermuara di Laut Jawa. Pada mulanya penyeberangan dari Kuala Kapuas ke Kecamatan Kapuas Hilir melewati feri yang ada di Jalan Mawar dan menyeberang ke Kelurahan Mambulau. Tetapi sejak dirintis Jalan Trans Kalimantan, sudah disiapkan rute jalan baru yaitu mulai dari Jalan Meranti, menuju ke Jalan Jepang, kemudian berlanjut ke Jalan Trans Kalimantan sampai ke jembatan ini. Penyelesaian pekerjaan jembatan ini hampir bersamaan dengan pengerjaan Jembatan Barito yang terletak di Kalimantan Selatan. Bila dihitung dengan menggunakan penggaris yang ada di Google Earth, maka panjang jembatan ini kurang lebih 700-an meter.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)