DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Mobil Internet di Kabupaten Kapuas

Masyarakat sedang menggunakan mobil internet (ilustrasi)
Kabupaten Kapuas mendapatkan bantuan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) dari Kementerian Komunikasi dan Informasi sebanyak 8 buah. Rencananya 17 kecamatan di Kabupaten Kapuas akan mendapatkan mobil internet ini secara bertahap. Menurut keterangan yang diperoleh dari Bapak Ahmad Sofyan, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Kabupaten Kapuas, delapan mobil internet yang sudah datang ini akan didistribusikan ke kecamatan yang memenuhi persyaratan (sesudah di survei). Sedangkan untuk kecamatan Selat akan ditempatkan di kantor Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Kapuas.

Masing-masing mobil internet dilengkapi dengan enam buah laptop yang dapat mengakses internet secara langsung dari satelit dengan menggunakan parabola. Selama masa sosialisasi ini penggunaan internet ini digratiskan. Setelah selesai masa sosialisasi, penggunaan internet ini akan dikenakan biaya yang lebih murah daripada biaya warnet. Pemerintah daerah diharapkan menganggarkan operasional dari mobil internet ini.

Referensi: Mobil Internet

Komentar

  1. di daerah saya jg ada,palembang terutama di desa2,tp katanya lebih murah dr warnet,kok di tempat tinggal saya di desa biayanya sm dg warnet..mending ke warnet sekalian,ad AC ga kehujanan. Udah gitu yg jaga warnet sombong jg..hah ga di cek,org yg di beri kepercayaan ternyata buaya,jd sm aja buang duit ni mengadakan mobil internet,tp biaya penggunaannya mahal seperti warnet.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah kalau begitu.... Cicak vs Buaya wah wah wah versi yg keberapa ya...... Wkwkwkwkwkwk...kkkkkkk

      Hapus

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"