Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Foto Udara Kuala Kapuas ( Luchtopname van Koeala Kapoeas)

Foto Udara Kuala Kapuas Tahun 1947
Koleksi: KITLV
Deskripsi: pandangan udara dari Kuala Kapuas
Kode Gambar: MLD177_006-008
Kata Kunci: Indonesia, Kalimantan Tengah, Kapuas, foto udara
Format / Ukuran: 13x13cm
Jenis Obyek: Negatif
Pembuat: Naval Air Service Indie
Tanggal: 1947/09/28
Tanggal akhir / Tanggal selesai: 1947/09/10
Rincian / Tambahan: Didigitalkan sebagai bagian dari "Warisan Perang Dunia II" subsidi oleh Departemen Kesehatan, Kesejahteraan dan Olahraga (VWS)
Koleksi: Indie Naval Air Service
Asal: Institut Sejarah Maritim
Foto Kuala Kapuas Tahun 1947

Sumber : KITLV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"