Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusMaaf !! Koreksi dikit ya.. Saya juga tdk tau persis tarif yang telah ditetapkan Dishub... Tapi setahu saya, ketika saya ke Terusan menggunakan kapal motor ongkos yg hrs bayar Rp. 20.000 dan kalau menggunakan speeboar Rp. 35.000..
BalasHapusTerima kasih atas masukannya, kemarin kami langsung wawancara dengan orang-orang di loket dermaga Danau Mare.
BalasHapusTaksi Kapuas ke bahaur plabuhan danum mare biasa nya jm berapa berangkat nya ?
BalasHapusIni masih jalan kah dermaganya??
BalasHapusBesuk ada gak taksi nya
BalasHapus