MDMC dan Lazismu PDM Kapuas Resmi Luncurkan Layanan Ambulans Gratis

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Majelis Penanggulangan Bencana Kesehatan (MDMC) bersama Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kapuas resmi meluncurkan layanan unit ambulans baru. Inisiatif ini hadir sebagai bentuk nyata kepedulian organisasi terhadap pemenuhan kebutuhan transportasi medis masyarakat, khususnya bagi warga yang sedang mengalami kondisi darurat atau membutuhkan mobilisasi ke fasilitas kesehatan. ​Kehadiran unit ambulans ini bertujuan untuk mempercepat akses layanan kesehatan di wilayah Kapuas dan sekitarnya. Dengan armada yang siap siaga, MDMC dan Lazismu berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga pasien, mengingat layanan ini difokuskan untuk membantu warga yang membutuhkan tanpa memberatkan dari segi biaya operasional yang tinggi. ​Pihak PDM Kapuas menyatakan bahwa pengelolaan ambulans ini akan dilakukan secara profesional dan transparan. Selain untuk mengantar pasien sakit, armada ini juga disiapkan untuk m...

Rapat Kerja Teknis Pimpinan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kapuas

Pada hari Selasa, 7 Februari 2012 bertempat di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Rapat Kerja Teknis Pimpinan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan ini selain dihadiri oleh para pimpinan puskesmas, para penanggung jawab kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan dari masing-masing puskesmas juga hadir.

Dalam laporannya, Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Hj. Ani Handaningroem menyampaikan bahwa saat ini cakupan Angka Kematian Ibu (AKI) Kabupaten Kapuas masih belum mencapai target yang diharapkan yaitu 118/100.000 kelahiran hidup. Selain itu beliau juga mengungkapkan tentang kegiatan fogging massal dan fogging fokus yang dilaksanakan di beberapa kecamatan dalam rangka mengatasi peningkatan kasus demam berdarah.

Bupati Kabupaten Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM menyampaikan bahwa beliau berterima kasih atas kerjasama seluruh jajaran kesehatan sehingga beliau mendapatkan anugerah Ksatria Bakti Husada. Beliau mengharapkan agar program kesehatan lebih disosialisasikan lagi mengingat masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa mereka bisa berobat secara gratis di Puskesmas. Selain itu beliau mengharapkan agar para petugas kesehatan bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. Pelaporan pelaksanaan kegiatan dilaporkan apa adanya tidak perlu direkayasa. Sesuatu yang direkayasa pasti akan sangat menyulitkan. Diharapkan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun ini, Kapuas bisa meraih Wajar Tanpa Perkecualian (WTP).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas