Webinar Tarhib Ramadhan 1447 H - Ramadhan Recharge Iman, Cinta, Peduli dan Kolaborasi

Gambar
  Bismillah, kami mengundang Kyai/Nyai/Asatidzah/Bapak/Ibu untuk mengikuti: WEBINAR TARHIB RAMADHAN 1447 H “Ramadhan Recharge: Iman, Cinta, Peduli, dan Kolaborasi” 🎙 Bersama: 1. Dr. KH. Ahmad Kusyairi Suhail, MA (Ketua Umum PP IKADI) 2. Prof. Dr. KH. Uril Bahruddin, MA (Guru Besar UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) 3. Dr. KH. Atabik Luthfi, MA (Pakar Tafsir UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) 4. Hj. R.A. Reni Anggrayni, ST (Ketua Umum SALIMAH) 🗓 Sabtu, 7 Februari 2026 / 20 Sya’ban 1447 H 🕗 Pukul 08.00–11.30 WIB Link zoom:  https://us06web.zoom.us/j/87143988543?pwd=Y4wzGkaTkxqNhTc9a7Q0jsKb2jpa7H.1 ID Rapat: 8743988543 Kode Sandi : 1234567qa 📍 Live di YouTube  https://l1nq.com/YtRecharge1447  Mari siapkan diri menyambut Ramadhan dengan ilmu & semangat ukhuwah Islamiyah wathaniyah, sebagai bekal untuk menguatkan iman serta menghidupkan cinta, kepedulian, dan kolaborasi dalam keluarga dan masyarakat Indonesia. . جزاكم الله خيرا على اهتمامكم  والسلام عليكم ورحمة ...

Rapat Kerja Teknis Pimpinan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kapuas

Pada hari Selasa, 7 Februari 2012 bertempat di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Rapat Kerja Teknis Pimpinan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan ini selain dihadiri oleh para pimpinan puskesmas, para penanggung jawab kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan dari masing-masing puskesmas juga hadir.

Dalam laporannya, Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Hj. Ani Handaningroem menyampaikan bahwa saat ini cakupan Angka Kematian Ibu (AKI) Kabupaten Kapuas masih belum mencapai target yang diharapkan yaitu 118/100.000 kelahiran hidup. Selain itu beliau juga mengungkapkan tentang kegiatan fogging massal dan fogging fokus yang dilaksanakan di beberapa kecamatan dalam rangka mengatasi peningkatan kasus demam berdarah.

Bupati Kabupaten Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM menyampaikan bahwa beliau berterima kasih atas kerjasama seluruh jajaran kesehatan sehingga beliau mendapatkan anugerah Ksatria Bakti Husada. Beliau mengharapkan agar program kesehatan lebih disosialisasikan lagi mengingat masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa mereka bisa berobat secara gratis di Puskesmas. Selain itu beliau mengharapkan agar para petugas kesehatan bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. Pelaporan pelaksanaan kegiatan dilaporkan apa adanya tidak perlu direkayasa. Sesuatu yang direkayasa pasti akan sangat menyulitkan. Diharapkan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun ini, Kapuas bisa meraih Wajar Tanpa Perkecualian (WTP).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas