BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Rapat Kerja Teknis Pimpinan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kapuas

Pada hari Selasa, 7 Februari 2012 bertempat di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas diselenggarakan kegiatan Rapat Kerja Teknis Pimpinan UPTD Puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Dalam pertemuan ini selain dihadiri oleh para pimpinan puskesmas, para penanggung jawab kegiatan Bantuan Operasional Kesehatan dari masing-masing puskesmas juga hadir.

Dalam laporannya, Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Kapuas, dr. Hj. Ani Handaningroem menyampaikan bahwa saat ini cakupan Angka Kematian Ibu (AKI) Kabupaten Kapuas masih belum mencapai target yang diharapkan yaitu 118/100.000 kelahiran hidup. Selain itu beliau juga mengungkapkan tentang kegiatan fogging massal dan fogging fokus yang dilaksanakan di beberapa kecamatan dalam rangka mengatasi peningkatan kasus demam berdarah.

Bupati Kabupaten Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM menyampaikan bahwa beliau berterima kasih atas kerjasama seluruh jajaran kesehatan sehingga beliau mendapatkan anugerah Ksatria Bakti Husada. Beliau mengharapkan agar program kesehatan lebih disosialisasikan lagi mengingat masih banyak masyarakat yang belum tahu bahwa mereka bisa berobat secara gratis di Puskesmas. Selain itu beliau mengharapkan agar para petugas kesehatan bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. Pelaporan pelaksanaan kegiatan dilaporkan apa adanya tidak perlu direkayasa. Sesuatu yang direkayasa pasti akan sangat menyulitkan. Diharapkan dalam pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun ini, Kapuas bisa meraih Wajar Tanpa Perkecualian (WTP).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)