Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puskesmas

Lokasi Puskesmas se-Kabupaten Kapuas di Google Maps

  Peta ini dibuat setelah mengikuti pelajaran: Lesson: Create Your Own Community My Map- Applied Digital Skills yang dimuat dalam Google for Education.

Pembangunan Puskesmas Pariwisata di Desa Sekata Bangun (Lamunti II C2)

Gambar
Mulai tanggal 21 Juli 2020 sampai 17 Desember 2020 bertempat di Desa Sekata Bangun (Lamunti II C2) dilaksanakan pembangunan Puskesmas Pariwisata. Pembangunannya dilaksanakan oleh PT. Arjuna Utama Benidhis. Anggaran pembangunannya sebesar Rp 12.056.398.691. Dengan dana sebesar ini akan dibangun Puskesmas lengkap dengan rumah dinas (12 pintu), mushola, instalasi pengolahan air limbah, air bersih, lapangan olahraga dan termasuk penyediaan alat kesehatan. Ini adalah puskesmas prototipe kementerian kesehatan untuk daerah transmigrasi. Foto dan berita didapat dari: Lulut Sutiani, Afride, Suparman dan Wijiati.

Peringatan Isra' Mi'raj Keluarga Kesehatan Kabupaten Kapuas 2017

Gambar
DR. H. Nafiah Ibnor, MM sedang menyampaikan ceramah Pada hari Senin, 8 Mei 2017 bertempat di aula kantor Bupati Kabupaten Kapuas dilaksanakan Peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Keluarga Besar Kesehatan Kabupaten Kapuas Tahun 2017. Panitia kegiatan ini diketuai oleh dr. Agus Waluyo, MM, Plth. Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Kegiatan ini dihadiri oleh tenaga kesehatan yang berasal dari dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan daerah, dan gudang farmasi kabupaten. Hiburan disajikan oleh Grup Shalawat Nurul Muhibbin yang berasal dari Basarang Km. 3. Ceramah agama disampaikan oleh DR. H. Muhammad Nafiah Ibnor, MM, ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Kuala Kapuas. 

Lambang baru Puskesmas

Gambar
Lambang puskesmas Lambang puskesmas diatas dimuat di Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Namun sampai sekarang, masih belum tampak di Kapuas, puskesmas yang menggunakan lambang ini untuk puskesmasnya. Mudah-mudahan dengan pelaksanaan akreditasi puskesmas bulan Desember 2016 ini, puskesmas dapat tampil dengan wajah baru, dengan pelayanan yang makin baik.

Bimbingan Akreditasi Upaya Kesehatan Perorangan di Puskesmas Selat

Gambar
Kegiatan bimbingan akreditasi Puskesmas Pada hari Kamis, 14 Juli 2016 bertempat di Puskesmas Selat dilaksanakan kegiatan bimbingan akreditasi untuk Upaya Kesehatan Perorangan (UKP). Bimbingan ini dilakukan oleh dr. Tri Setyautami, MPHM sebagai pendamping UKP dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Kegiatan yang dilaksanakan kali ini adalah mengoreksi kebijakan-kebijakan yang sudah dibuat oleh staf Puskesmas.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas Bersiap Untuk Akreditasi Puskesmas

Gambar
Foto bareng sesudah pembukaan pelatihan Permenkes Nomor 75 tahun 2014 mewajibkan Puskesmas untuk diakresitasi secara berkala paling sedikit 3 tahun sekali, dan akreditasi adalah salah satu persyaratan kredensial sebagai fasilitas yankes tingkat pertama yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sebagaimana diatur dalam Permenkes No 71 tahun 2013 tentang Pelayanan Kesehatan pada Jaminan Kesehatan Nasional. Untuk itu Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas telah menetapkan roadmap akreditasi Puskesmas 2015-2019 dan sebagai tindak lanjut telah dibentuk tim pendamping akreditasi puskesmas. Tim ini beranggotakan 10 orang yang akan dilatih selama 10 hari di Balai Pelatihan Profesi Teknis Kesehatan Provinsi Jawa Tengah di Gombong, tgl 10-18 Nopember 2015. Setelah pulang nanti tim pendamping akreditasi ini akan mendampingi puskesmas se-Kabupaten Kapuas utk akreditasi secara bertahap mulai 2016-2019. Tim pemdamping akreditasi yang diikutkan dalam pelatihan ini adalah : aspek administrasi manaj

Kapuas Jadi Wahana Internsip Dokter Angkatan I Tahun 2015

Berdasarkan berita yang dimuat dalam situs Portal Internsip , Kabupaten Kapuas menjadi salah satu wahana bagi dokter internsip tahun 2015. Adapun wahana yang dimaksud adalah: RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo - untuk 10 orang dokter internsip Puskesmas Selat - untuk 5 orang dokter internsip Jadi Kabupaten Kapuas secara total akan menerima 15 orang dokter intersip. Masing-masing dokter tersebut akan menjalani internsip di rumah sakit selama 8 bulan dan di puskesmas selama 4 bulan. Para pembimbing dokter internsip sudah dilatih oleh Kementerian Kesehatan yaitu: RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo : dr. Diana Yuniarti dan dr. Erny Indrawati Puskesmas Selat : dr. Satria Ramli Pihak rumah sakit dan dinas kesehatan sedang mencarikan lokasi bagi para dokter tersebut untuk tinggal di Kuala Kapuas selama 1 tahun. 

Ambulance Baru Untuk Puskesmas

Gambar
Ambulance baru Puskesmas Pemda Kapuas menyediakan ambulance baru untuk puskesmas Sei Hanyo, Danau Rawah, Mantangai, Jangkang, Dadahup dan Lamunti. Saat ini ambulance diatas masih berada di halaman kantor Bupati Kapuas. Penyediaan mobil APV nampaknya kurang memperhatikan medan yang ada. Dari beberapa puskesmas sebelumnya, mereka akan kesulitan menempuh medan yang sulit seperti di Danau Rawah yang penuh dengan pasir putih. Terkadang beberapa Puskesmas tidak berada di lokasi karena sulit untuk menempuh medannya. Kedepan perlu dipikirkan jenis ambulance yang memang sesuai dengan medannya. Meskipun sedikit agak mahal, tapi benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Persiapan Pemeriksaan Kesehatan Calon Jama'ah Haji 2014

Gambar
Pak Hamidhan (paling kiri) sedang menyampaikan pendapat Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengundang rumah sakit, puskesmas dan kementerian agama untuk membicarakan mengenai persiapan pemeriksaan kesehatan haji tahun 2014. Rapat ini dilaksanakan di ruang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Rapat yang dipimpin oleh dr. Adelina Yunus memutuskan bahwa pemeriksaan kesehatan pertama akan dilakukan di tiga puskesmas kota yaitu Puskesmas Selat, Puskesmas Melati dan Puskesmas Pulau Telo. Sedangkan untuk pemeriksaan kedua akan dilakukan di rumah sakit. Pemeriksaan di rumah sakit diperkirakan pada pertengahan Juni 2014.

Putra Jawa Barat mengabdi untuk Kapuas

Gambar
Drg. Irfan  Namanya drg. Irfan, lulusan FKG Jember tahun 2012, bertugas sebagai dokter PTT sejak 5 bulan yang lalu di Puskesmas Jangkang wilayah sangat terpencil. Meskipun berlatar belakang pendidikan dokter gigi, namun situasi dan kondisi di Puskesmas Jangkang membuatnya harus jadi serba bisa : melayani pasien umum,  loket pendaftaran, apotek, bahkan terkadang membuka dan menutup puskesmas. Membuat pertanggungjawaban BOK pun ikut dijalani beliau untuk membantu pimpinan Puskesmas. Ini karena SDM di Puskesmas yang baru lahir sejak awal 2013 ini sangat sedikit. Di hari libur cuti bersama Natal dan  tahun baru lalu tidak heran pak dokter gigi ini sendirian bertugas di puskesmas. Pimpinan Puskesmas sangat sayang dengan pak dokter gigi ini, karena banyak membantu pelayanan dan urusan administrasi manajemen puskesmas. Puskesmas Jangkang, Kecamatan Pasak Talawang, Kabupaten Kapuas Bersama kepala puskesmas, mereka berdua tinggal bertetangga menempati dua buah rumah dinas p

Puskesmas Panamas

Gambar
Foto bareng staf Puskesmas Panamas dan petugas dinas kesehatan Sesuai dengan namanya, puskesmas ini berada di Desa Panamas, Kecamatan Selat. Puskesmas ini mulai beroperasi pada tahun 2013. Meskipun baru berdiri, puskesmas ini sudah memiliki cukup banyak staf yang merupakan pindahan dari puskesmas lain. Pimpinan puskesmas saat ini adalah Bapak Suko Adi. Sebelum bertugas di Puskesmas ini beliau pernah menjadi kepala Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kapuas dan direktur Akademi Keperawatan Pemkab Kapuas. Kepala Tata Usaha-nya adalah Ibu Buray. Sebelumnya beliau pernah menjabat sebagai Kepala Tata Usaha di Akademi Keperawatan Pemkab Kapuas. Bidan Koordinator di puskesmas ini adalah Ibu Lina. Beliau sebelumnya pernah bertugas sebagai bidan desa di Desa Mantangai Tengah, Kecamatan Mantangai. Keberadaan puskesmas ini juga membuka peluang kerja bagi lulusan Akper Pemkab Kapuas.

Rumah Tunggu Kelahiran "Harapan Bunda"

Gambar
Rumah tunggu kelahiran "Harapan Bunda" Pada hari Minggu, 29 September 2013, admin mampir ke Rumah Tunggu Kelahiran "Harapan Bunda" yang terletak di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung. Saat admin datang, sedang tidak ada pasien yang sedang dirawat. Admin berbincang-bincang dengan bidan TKS yang tinggal di depan rumah tunggu kelahiran tersebut. Ruang bersalin Rumah tunggu ini memiliki tiga buah tempat tidur. Pasiennya berasal dari desa-desa di wilayah kerja Puskesmas Palilngkau, bahkan ada yang berasal dari desa di provinsi Kalimantan Selatan. Biasanya bidan-bidan desa akan merujuk pasien ke rumah tunggu kelahiran ini. Inkubator sederhana Rumah tunggu kelahiran ini ditangani oleh 17 orang bidan. 12 orang bidan PNS dan 5 orang bidan Tenaga Kerja Sukarela (TKS). Setiap hari ada yang bergiliran jaga, ada jaga pagi, sore dan malam. Untuk jaga pagi tidak ada uang jaga, untuk jaga sore disediakan uang jaga lima puluh ribu rupiah dan untuk jaga malam

Senam Diabetes di Posyandu Lansia Basarang

Gambar
Senam Diabetes di Posyandu Lansia UPTD Puskesmas Basarang Jum'at (17/5) pagi tadi di halaman Posyandu Lansia binaan UPTD Puskesmas Basarang Kabupaten Kapuas untuk kedua kalinya dilaksanakan kegiatan Senam Diabetes yang dipandu oleh instruktur senam dari Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) Cabang Kuala Kapuas.  Peserta yang hadir adalah para penyandang diabetes yang terdeteksi di UPTD Puskesmas Basarang, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Camat Basarang, Bapak Danramil Basarang, serta masyarakat sekitar tempat kegiatan. Dari Kuala Kapuas ada beberapa rombongan yang juga turut menyemarakkan kegiatan ini, antara lain dari Dinas Kesehatan, Diabetes Center RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dan juga dari PT. ASKES Cabang Palangkaraya AAM Kuala Kapuas. Dalam sambutannya Ketua Persadia Cabang Kuala Kapuas, Talinting E Toepak menyampaikan sebagai penyandang diabetes jangan berputus asa, tetap terus berolah raga agar hidup tetap sehat dan dengan mel

Pelatihan Jumantik Puskesmas Lamunti

Gambar
Pada hari Rabu, 8 Mei 2013 bertempat di Puskesmas Lamunti dilakukan kegiatan Pelatihan Juru Pemantau Jentik. Enam dari sebelas peserta hadir dalam pelatihan tersebut. Sebagian peserta tidak datang karena pagi hari tersebut hujan deras. Pelatihan ini dibuka oleh Drs. Aswan, M.Si, Camat Mantangai. Narasumber pelatihan ini adalah dr. Tri Setyautami, MPHM (Kepala Seksi Bimdal P2 Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas), Heni (Petugas Kesehatan Lingkungan Puskesmas Lamunti) dan Sri Fatimah (Petugas Gizi Puskesmas Lamunti). Dalam sambutannya Pak Camat menyambut baik kegiatan ini, karena tanpa peran serta masyarakat penyakit Demam Berdarah (DBD) akan sulit dikendalikan. Penyakit DBD sangat terkait dengan perilaku manusia yang tidak disadari menciptakan lingkungan yang disukai oleh nyamuk DBD untuk berkembang biak. Misalnya membuang sampah sembarangan, menumpuk barang-barang bekas, membiarkan air tergenang, tidak menutup tempat-tempat penampungan air, dan sebagainya. Jadi penting untuk mengubah

Pemeriksaan Kesehatan Calon Anggota Legislatif

Berikut ini adalah biaya pemeriksaan kesehatan di berbagai sarana pelayanan kesehatan: Biaya di RSUD Kir Kesehatan - Rp 560.000 Narkoba - Rp 60.000 / paket Biaya di Puskesmas Kir Kesehatan - Rp 15.000 Biaya di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Narkoba - Rp 20.000 / paket Menurut ketentuan KPU, calon anggota legislatif bisa memeriksakan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas. Untuk pemeriksaan narkoba bisa dilakukan di rumah sakit atau laboratorium kesehatan daerah. Bila ingin tarif yang murah maka periksa kesehatan di puskesmas (Rp 15.000) dan periksa narkoba di Labkesda (Rp 100.000 / 5 paket) jadi totalnya cuma Rp 115.000. Sumber: KPU, RSUD, Puskesmas Melati dan Labkesda

Fasilitasi Evaluasi Program Kesehatan Balita

Gambar
Peserta sedang mengisFormulir MTBS Pada hari Rabu-Kamis, 6-7 Maret 2013 bertempat di Aula Hotel Raudah, Kuala Kapuas, diselenggarakan kegiatan Fasilitasi Evaluasi Program Kesehatan Balita (Khususnya MTBS) Bagi Daerah Cluster 4 Pusat Pendaratan Ikan (PPI). Yang termasuk Cluster 4 PPI di Kabupaten Kapuas adalah Desa Sei Teras dan Desa Batanjung, Kecamatan Kapuas Kuala. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh dokter puskesmas dan perwakilan dari rumah sakit dan gudang farmasi kabupaten. Fasilitatornya adalah Direktorat Anak Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Dari pertemuan ini disepati bahwa puskesmas diharapkan untuk melaksanakan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) sambil menunggu kegiatan orientasi. Sedangkan untuk rumah sakit diharapkan membentuk tim tumbuh kembang yang terdiri dari dokter spesialis anak, dokter umum, fisioterapis dan nutrisionis.

Rumah Tunggu Kelahiran "HARAPAN BUNDA"

Gambar
Menuju Rumah Tunggu Harapan Bunda Rumah Tunggu Kelahiran "HARAPAN BUNDA" berada di Desa Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Rumah Tunggu ini menempati salah satu rumah dinas staf Puskesmas Palingkau yang sudah tidak digunakan lagi. Sejak dibuka pada bulan Februari 2012 yang lalu, rumah tunggu ini sudah melayani lebih dari 170 persalinan. Tempat ini berada dalam wilayah kerja Puskesmas Palingkau. Tenaga kesehatan yang bertugas di rumah tunggu ini juga merupakan staf Puskesmas Palingkau. Rumah Tunggu ini dibangun sebagai upaya untuk mengurangi angka kematian ibu yang cukup tinggi di wilayah kerja Puskesmas Palingkau. Tempat ini menjalin kerjasama dengan bidan dan dukun kampung setempat. Partisipasi dari para dukun kampung sangat membantu berjalannya rumah tunggu ini. Bila ada persalinan yang tidak bisa ditangani oleh tempat ini, langsung dirujuk ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo. 

Senam Diabetes di Puskesmas Barimba

Gambar
Senam Diabetes di halaman Puskesmas Barimba Pada hari Jum'at, 15 Juni 2012 bertempat di Puskesmas Barimba diselenggarakan Senam Diabetes. Senam ini diikuti oleh warga masyarakat di sekitar puskesmas dan diikuti oleh anggota Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kapuas. Jadi kegiatan senam yang biasa diselenggarakan di halaman rumah sakit sekarang dipindah sementara ke halaman Puskesmas Barimba. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Diabetes Center RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, Persadia Cabang Kapuas, PT. ASKES dan Puskesmas Barimba. Penyuluhan kesehatan oleh dr. Agus Nurohman, SpPD  Setelah kegiatan senam selesai, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan  dari Kepala UPTD Puskesmas Barimba H. Junaidi, SKM, M.Mkes, MAP, dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang diwakili oleh dr. Tri Setyautami, MPHM kepala seksi penanggulangan penyakit, kemudian dilanjutkan oleh ketua Persadia Cabang Kapuas, Bapak Talinting E. Toepak. Selanjutnya penyuluhan Diabetes  disampai

Puskesmas Barimba menyelenggarakan Senam Diabetes

Gambar

Puskesmas Lamunti - pengampu warga transmigrasi

Gambar
Puskesmas Lamunti Puskesmas Lamunti terletak di UPT Lamunti II A-1 yang sekarang disebut sebagai Desa Lamunti Permai, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas. Puskesmas ini dibangun sebagai persiapan sebagai puskesmas yang akan menangani masalah kesehatan bagi masyarakat transmigrasi dan sekitarnya. Wilayah kerjanya adalah sebagai berikut: Desa-desa di pinggir Sungai Kapuas: Desa Manusup Desa Sei Kapar Desa Tarantang Desa Lamunti Desa-desa di wilayah transmigrasi: UPT Lamunti II A1-A2 UPT Lamunti II B1-B2 UPT Lamunti II C1-C4 Puskesmas ini dipimpin oleh Afride, SKM dibantu oleh Heni sebagai kepala tata usaha dan dr. Satria Ramli beserta teman-teman perawat lainnya. 

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan