Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Senam Diabetes di Posyandu Lansia Basarang

Senam Diabetes di Posyandu Lansia UPTD Puskesmas Basarang

Jum'at (17/5) pagi tadi di halaman Posyandu Lansia binaan UPTD Puskesmas Basarang Kabupaten Kapuas untuk kedua kalinya dilaksanakan kegiatan Senam Diabetes yang dipandu oleh instruktur senam dari Persadia (Persatuan Diabetes Indonesia) Cabang Kuala Kapuas. 
Peserta yang hadir adalah para penyandang diabetes yang terdeteksi di UPTD Puskesmas Basarang, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut Bapak Camat Basarang, Bapak Danramil Basarang, serta masyarakat sekitar tempat kegiatan.
Dari Kuala Kapuas ada beberapa rombongan yang juga turut menyemarakkan kegiatan ini, antara lain dari Dinas Kesehatan, Diabetes Center RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dan juga dari PT. ASKES Cabang Palangkaraya AAM Kuala Kapuas.
Dalam sambutannya Ketua Persadia Cabang Kuala Kapuas, Talinting E Toepak menyampaikan sebagai penyandang diabetes jangan berputus asa, tetap terus berolah raga agar hidup tetap sehat dan dengan melakukan senam diabetes secara rutin, apalagi jika dilakukan bersama-sama bisa menambah semangat untuk hidup.
Pimpinan UPTD Puskesmas Basarang, dr. David Abiyoso mengingatkan kepada pada penyandang diabetes di wilayah kerjanya agar dapat mengikuti apa yang sudah dilaksanakan oleh Anggota Persadia Kuala Kapuas yang tetap bisa hidup sehat dengan diabetes.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan alat pemeriksa gula darah oleh PT Askes Cabang Palangkaraya AAM Kuala Kapuas kepada UPTD Puskesmas Basarang, yang langsung digunakan untuk pemeriksaan kadar gula darah gratis bagi para peserta senam. PT Askes juga mebagikan beberapa buah doorprize yang diundi di akhir kegiatan. (sss)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)