Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Studi Banding ke BLUD RSUD Brigjend H. Hassan Basri

Penyerahan cindera mata dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo untuk RSUD Brigjen H. Hasssan Basri
Pada hari Senin, 30 Januari 2012, pihak manajemen RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo didampingi oleh anggota dewan, Kepala Bagian Keuangan Pemda, Syahfiri dan staf serta staf dari Bagian Umum Pemda mengunjungi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjen H. Hassan Basri di Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kunjungan ini dilakukan sebagai sebuah upaya menimba pengalaman dari RSUD di Kandangan dalam memenuhi persyaratan BLUD.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari direktur rumah sakit Kandangan, dilanjutkan dengan sambutan dari direktur rumah sakit Kapuas, kemudian dari anggota DPRD Kabupaten Kapuas. Setelah itu direktur rumah sakit Kandangan menjelaskan sekilas tentang BLUD dan proses pemenuhan persyaratannya mulai dari administrasi sampai masalah teknis. Setelah itu paparan dilanjutkan oleh Kepala Bagian TU dan sub bagian keuangan.

Setelah itu dilakukan diskusi mengenai apa yang sudah disajikan tadi. Pertanyaan diajukan oleh para kepala bidang dan bagian dari rumah sakit Kapuas, serta oleh anggota dewan dan kepala bagian keuangan Pemda. Semua pertanyaan tersebut dijawab oleh pihak rumah sakit Kandangan. Pihak rumah sakit Kapuas diberitahu tentang tahapan pemenuhan persyaratan BLUD tahap demi tahap berikut dengan kendala yang nanti mungkin akan dihadapi dalam pelaksanaannya.

Dari hasil kunjungan ini tampak sekali bahwa mengingat tahapan awal dari persiapan menuju BLUD adalah PPK-BLUD, maka tim dari bagian keuangan harus betul-betul mumpuni dalam mempersiapkan Business Plan (Rencana Strategi Bisnis) kemudian memperkirakan kebutuhan anggaran setiap tahunnya. Bila tim ini solid, maka PPK-BLUD insya Allah akan bisa dinikmati oleh rumah sakit Kapuas pada tahun 2012 ini dibawah bimbingan dari BPKP Provinsi Kalimantan Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas