BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Studi Banding ke BLUD RSUD Brigjend H. Hassan Basri

Penyerahan cindera mata dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo untuk RSUD Brigjen H. Hasssan Basri
Pada hari Senin, 30 Januari 2012, pihak manajemen RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo didampingi oleh anggota dewan, Kepala Bagian Keuangan Pemda, Syahfiri dan staf serta staf dari Bagian Umum Pemda mengunjungi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brigjen H. Hassan Basri di Kandangan, Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Kunjungan ini dilakukan sebagai sebuah upaya menimba pengalaman dari RSUD di Kandangan dalam memenuhi persyaratan BLUD.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari direktur rumah sakit Kandangan, dilanjutkan dengan sambutan dari direktur rumah sakit Kapuas, kemudian dari anggota DPRD Kabupaten Kapuas. Setelah itu direktur rumah sakit Kandangan menjelaskan sekilas tentang BLUD dan proses pemenuhan persyaratannya mulai dari administrasi sampai masalah teknis. Setelah itu paparan dilanjutkan oleh Kepala Bagian TU dan sub bagian keuangan.

Setelah itu dilakukan diskusi mengenai apa yang sudah disajikan tadi. Pertanyaan diajukan oleh para kepala bidang dan bagian dari rumah sakit Kapuas, serta oleh anggota dewan dan kepala bagian keuangan Pemda. Semua pertanyaan tersebut dijawab oleh pihak rumah sakit Kandangan. Pihak rumah sakit Kapuas diberitahu tentang tahapan pemenuhan persyaratan BLUD tahap demi tahap berikut dengan kendala yang nanti mungkin akan dihadapi dalam pelaksanaannya.

Dari hasil kunjungan ini tampak sekali bahwa mengingat tahapan awal dari persiapan menuju BLUD adalah PPK-BLUD, maka tim dari bagian keuangan harus betul-betul mumpuni dalam mempersiapkan Business Plan (Rencana Strategi Bisnis) kemudian memperkirakan kebutuhan anggaran setiap tahunnya. Bila tim ini solid, maka PPK-BLUD insya Allah akan bisa dinikmati oleh rumah sakit Kapuas pada tahun 2012 ini dibawah bimbingan dari BPKP Provinsi Kalimantan Selatan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)