DWP Fakultas Teknik UGM Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla di Kapuas

Gambar
  Kapuas, Kalimantan Tengah — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kapuas diwujudkan melalui bantuan air bersih dan air minum dari Dharma Wanita Persatuan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DWP FT UGM) . Bantuan tersebut disalurkan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PDM Kapuas , bersama Lazismu Kapuas dan Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah . Sebanyak 15.000 liter air bersih dan 1.000 galon air minum telah didistribusikan kepada masyarakat di sejumlah titik, di antaranya Masjid Jami Mambulau, Kecamatan Kapuas Hilir, Masjid Ar-Rahman Jalan Barito, kawasan Jalan Kapuas Pasar Sabtu, serta Desa Pulau Telo Baru . PDM Kabupaten Kapuas melalui MDMC menyampaikan apresiasi kepada DWP Fakultas Teknik UGM atas dukungan yang diberikan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih dan air minum di ten...

Gladi Bersih Pembukaan MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012


Video streaming by Ustream
Pada hari Kamis, 26 April 2012 pukul 19.30 WIB bertempat di Stadion Panunjung Tarung diselenggarakan Gladi Bersih Pembukaan MTQ Kalteng XXVI. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kapuas, Ir. H. Muhammad Mawardi, MM. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh petugas upacara yang terdiri dari unsur parade kafilah (pembawa papan nama kafilah), petugas pengibar bendera, paduan suara, sanggar tari dan marching band.

Informasi Kapuas melakukan uji coba untuk menyiarkan gladi bersih ini dengan mengggunakan handycam. Namun sayang kecepatan Telkom Speedy yang ada belum mampu untuk mengunggah gambar dengan resolusi tinggi. Akhirnya admin mencoba menggunakan webcam biasa saja untuk meliput kegiatan pembukaan ini. Rencana semula untuk bisa menggunakan "output" dari Jorong Production terpaksa dibatalkan.

Setelah gladi bersih, ada pengarahan dari Bupati Kapuas serta penyerahan bingkisan dari Ibu Hj. Aliyah Mawardi kepada seluruh petugas upacara yang diberikan secara simbolis kepada perwakilan seluruh unsurnya. Setelah itu dilanjutkan dengan evaluasi dari panitia. Dalam evaluasi ini disampaikan bahwa nada lagu Indonesia Raya tidak boleh menggunakan gaya Reggae. Kemudian dievaluasi juga masalah pencahayaan yang ada di lapangan yang kurang maksimal. Diharapkan pada saat pembukaan, masalah pencahayaan ini sudah selesai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)