Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Hati-hati dalam tiga perkara


Oleh: H. Kursani, S.Ag
  1. Jangan tinggalkan kewajiban-kewajiban karena urusan duniawi. Firman Allah: Hai orang-orang beriman, bila disuruh menunaikan shalat pada hari Jum'at, bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli.
  2. Janganlah menyakiti hati hamba Allah. Firman Allah: Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian prasangka itu adalah dosa besar..
  3. Janganlah mencari kehidupan hanya untuk diri sendiri dan keluarga dan mengabaikan tetangga dan orang lain. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas