Postingan

Menampilkan postingan dengan label Khutbah

DPD PPNI Kabupaten Kapuas Go LMS Plataran Sehat

Gambar
  Sejak diberlakukannya UU Kesehatan No 17 Tahun 2023, Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kabupaten Kapuas, tidak dapat melaksanakan Seminar Keperawatan ber SKP, dikarenakan semua kewenangan organisasi diambil alih Kementerian Kesehatan. Tapi DPD PPNI Kabupaten Kapuas tidak patah semangat mengingat anggota PPNI Kabupaten Kapuas berjumlah 1035 yang tersebar di 17 Kecamatan,  Pada hari ini, Sabtu, 20 Juli 2024, DPD PPNI Kabupaten Kapuas bisa kembali melaksanakan Seminar Keperawatan ke 7 ber SKP Kementerian Kesehatan. Hal ini merupakan komitmen DPD PPNI Kabupaten Kapuas dalam memberikan pelayanan kepada anggota PPNI. Adapun seminar hari ini diikuti peserta 200 sesuai kuota yang diberikan LMS Plataran Sehat Kementerian Kesehatan. Adapun materi seminar diantaranya : 1. Tips dan Trik  Mencapai SPM TB Dengan Mudah  di Puskesmas oleh Afriani Sintha, S.Kep,. Ners 2. Tatalaksana Pasien Hipertensi di Puskesmas oleh Muhammad Hipni, S.Kep., Ners 3. Peran Serta Per

Khutbah Idul Adha: Memahami Nilai-Nilai Iman dan Pengorbanan

Gambar
Pendahuluan Marilah kita senantiasa bersyukur dan mengucapkan puja-puji setinggi-tingginya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya. Kita masih diberi nikmat iman dan Islam, kesehatan, serta kesempatan untuk melaksanakan berbagai ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, termasuk melaksanakan salat Idul Adha pada pagi hari ini, 10 Zulhijah 1445 Hijriah. Wajah-wajah mukmin tampak bersinar cerah, berseri jiwanya damai dan tenteram, diliputi perasaan bahagia dan syukur yang tinggi. Selawat dan salam kita haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam, manusia mulia dan nabi terakhir yang dipilih oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk menjadi teladan bagi seluruh umat manusia sepanjang masa. Makna Takbir dan Talbiyah Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Lailahaillallah wallahu Akbar, Allahu Akbar walillahilhamd. Allah Maha Besar, Allah Maha Agung, tiada Tuhan selain Allah. Segala puji dan syukur hanya teruntuk bagi Allah S

Khutbah Idul Adha 1440 H / 2019 di Stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas

Gambar
Khutbah ini disampaikan oleh Dr. H. Muhammad Ziyad, M.Ag, Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk bisa "menyembelih" Ismail-Ismail baru yang berupa: rumah bagus, mobil-mobil bagus, deposito di Bank, aset-aset yang melimpah dan harta benda berharga lainnya yang menjadi kebanggaan.

Shalat sebagai obat penyakit hati

Gambar
Khutbah ini disampaikan di Masjid Al-Mujahidin, Anjir Serapat Pal 9, Kapuas Timur, Kapuas, Kalteng. Khutbah ini berisi tentang sikap manusia yang suka berkeluh-kesah dapat disembuhnya diantaranya dengan mengerjakan shalat secara terus menerus. Hal tersebut akan melatih orang untuk menyadari bahwa ketika dia sedang berhadapan dengan Allah, maka sesuatu yang lain menjadi tidak penting. Hal itu tentu akan membawa ketenangan dalam hatinya.

Khutbah Idul Adha 1434 H / 2013 M di Masjid Mujahidin

Berikut poin-poin dari khutbah diatas: Manusia yang paling mulia - Ibrahim Semua agama menghormati Ibrahim, termasuk Hindu → Brahman Haji untuk mengenang apa yang dilakukan oleh Ibrahim Lahir ketika tidak ada yang mengenal Allah Sejak kecil tahu bahwa menyembah bintang dan berhala salah Sejak kecil memperkenalkan La Ilaha Illallah Mengingatkan ayahnya untuk tidak menyembah berhala Kemudian dia mengajarkan kaumnya dengan perumpamaan bintang, bulan dan matahari Dia berdebat dengan kaumnya Kita belajar tentang keberanian, mempertahankan keimanan meskipun sendirian Ibrahim tahu Allah berada di sisinya Dia tidak meninggalkan kebenaran meskipun diancam dengan api yang menyala Ketika dilempar ke api - api diperintah menjadi dingin dan nyaman bagi Ibrahim “Barangsiapa yang bersandar pada Allah, maka Allah cukup bagimu” Menjadi manusia pertama yang hijrah untuk mempertahankan keimanan Yang paling berharga dalam kehidupan - iman kepada Allah

Tunjukilah Kami Jalan Yang Lurus

Dalam khutbah Jum'at yang disampaikan di Masjid Nurul Iman, Kuala Kapuas, 19 Juli 2013: Tujukilah kami jalan yang lurus. Ibnu Katsir, makna jalan yang lurus adalah Islam. Islam adalah berpedoman pada Qur'an dan Sunah. Berpedoman kepada keduanya merupakan wujud nyata dari syahadat kita. Barangsiapa yang akhir hidupnya dengan syahadat maka dia akan masuk surga.

Menyempurnakan Ibadah

Gambar
Pada khutbah Jum'at, 21 Juni 2013 di Masjid Agung Al-Mukarram, khotib menyampaikan hal-hal sebagai berikut: syarat diterimanya amal: ikhlas dan sesuai sunnah jangan sampai ibadah kita sia-sia karena tidak sesuai dengan sunnah pelajarilah ilmu dari berbagai ibadah yang kita kerjakan ibadah tanpa ilmu tidak diterima orang yang paling rugi adalah orang yang menyangka amalnya diterima padahal amalnya sesat

Hati-hati dalam tiga perkara

Gambar
Oleh: H. Kursani, S.Ag Jangan tinggalkan kewajiban-kewajiban karena urusan duniawi. Firman Allah: Hai orang-orang beriman, bila disuruh menunaikan shalat pada hari Jum'at, bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Janganlah menyakiti hati hamba Allah. Firman Allah: Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian prasangka itu adalah dosa besar.. Janganlah mencari kehidupan hanya untuk diri sendiri dan keluarga dan mengabaikan tetangga dan orang lain. 

Shalat Jum'at di Masjid Riyadhul Jannah

Gambar
Video ini direkam pada hari Jum'at, 9 September 2011 di Masjid Riyadhul Jannah. Dalam khutbah Jum'at-nya khatib menyampaikan tentang masalah takbir. Kalimat takbir tidak terpisah dari tauhid. Seseorang belum dikatakan beriman sebelum dia mengakui kebesaran Allah. Dalam sehari semalam kita mengucapkan takbir sebanyak minimal 83 kali. Kalimat takbir banyak mengandung hikmah. Hikmah takbir: Mensyukuri nikmat Allah SWT, sebagaimana yang kita kumandangkan pada waktu Idul Fitri.  Mengingat Allah SWT. Allah akan memberkahi dan memberi ketenangan dalam hidup kita.  Memperoleh semangat dalam perjuangan di jalan Allah.  Mengakui kebesaran Allah SWT. 

Kematian sebagai peringatan

062.008 قُلْ إِنَّ الْمَوْتَ الَّذِي تَفِرُّونَ مِنْهُ فَإِنَّهُ مُلاقِيكُمْ ثُمَّ تُرَدُّونَ إِلَى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ Al-Qur'an, 062.008 (Al-Jumua [The Congregation, Friday]) Text Copied from DivineIslam's Qur'an Viewer software v2.9 8. Katakanlah: "Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, Maka Sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan". (Q.S. Al Jumu'ah, 62: 8) Ketika orang sedang mengalami sakaratul maut, maka macam-macam kondisi yang mereka hadapi, mulai dari yang biasa-biasa saja sampai pada kondisi yang membuat orang takut. Ketika jenazah diantarkan ke kuburan, orang-orang yang mencintainya pada akhirnya akan meninggalkan kuburan tersebut. Anak-anak yang dicintainya juga akan meninggalkannya, kecuali mereka merupakan anak yang

Sarana dan Tujuan Hidup - Khubah Jum'at di Masjid Nurul Hidayah

Oleh: Ustadz Luthfi (Pimpinan Jama'ah Tabligh Kalimantan) Dalam kehidupan ini ada yang disebut sebagai sarana kehidupan dan tujuan kehidupan. Sarana kehidupan itu meliputi makan, minum, tempat tinggal, transportasi. Tujuan kehidupan adalah: Beribadah kepada Allah SWT. dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. ” (Q.S. Adz-Dzariat, 51: 56) 2.       Berbaik kepada sesama manusia sebagai wujud peran kita sebagai khalifah dimuka bumi .  ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Para Malaikat: "Sesungguhnya aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi." mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, Padahal Kami Senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui." (Q.S. Al Baqarah, 2: 30) Dalam berbuat baik kepada sesama man

Tipu Daya Dunia - Khutbah Jum'at

Imam Al-Ghazali mengumpamakan dunia seperti seorang laki-laki yang sedang dikejar oleh singa. Dia melompat ke dalam sumur dan bergantung pada seutas tali. Diatas sumur menunggu seekor singa, di dasar sumur menunggu seekor ular besar dengan mulut menganga. Pada seutas tali tempat dia bergantung ada dua ekor tikus, tikus hitam dan tikus putih, yang mulai menggerogoti tali tersebut. Di dinding sumur tersebut ada sebuah sarang madu. Ketika laki-laki ini mengambil sedikit madu tersebut kemudian mencicipi dengan lidahnya, dengan serta merta dia melupakan semua yang dia hadapi (baik itu singa yang sedang menanti, ular yang siap memangsa, tali yang digerogoti oleh tikus). Singa itu adalah kematian yang senantiasa mengejar kita. Ular adalah kuburan yang senantiasa menanti kedatangan kita. Tali tersebut adalah kehidupan yang kita lalui. Tikus hitam adalah malam hari. Tikus putih adalah siang hari. Jadi kedua tikus itu senantiasa akan mengurangi jatah kehidupan kita. Dan sarang madu tersebut ad

Kiat Meraih Keluarga Sakinah - Khutbah Jum'at

Gambar
Khutbah Jum'at di Masjid Darul Muttaqin ini disampaikan oleh Bapak Asy'ari. Beliau menyampaikan beberapa kiat-kiat untuk meraih keluarga sakinah yaitu: Penghayatan dan pengamalan agama. Janganlah kamu menjadi orang-orang yang lupa kepada Allah dan Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri ... (Q.S. Al Hasyr, 59: 19) Penghormatan kepada orang tua. Ali bin Abi Thalib pernah mengatakan: Didiklah anak-anakmu, mereka diciptakan untuk suatu zaman yang berbeda dengan zamanmu.  Pembiayaan keluarga berasal dari rezeki yang halal. " ... dan kewajiban ayah memberi Makan dan pakaian kepada Para ibu dengan cara ma'ruf..." (Q. S. Al Baqarah, 2: 233) Hidup sederhana, hemat dalam membelanjakan harta, tidak kikir dan tidak pula berlebihan. "Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya, karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal." Menyadari kehidupan ada kekhilafan dan kesalahan. 

Khutbah Jum'at di Masjid Al Ikhlas 5 Nopember 2010

Gambar

Khutbah Jum'at di Masjid Bahrul Ilmi 1 Oktober 2010

Ketakwaan memerlukan sikap istiqamah agar manfaatnya bisa terus dirasakan selain Ramadhan. Kita patut berkaca kepada para sahabat, yang untuk memeluk Islam saja mereka harus mengorbankan harta dan jiwanya. Para wanita Palestina - pun, meskipun mereka dalam kondisi yang sangat sulit, tetap menegakkan perintah Allah dengan konsisten. Kita yang diberikan kebebasan untuk menjalankan agama, diharapkan bisa memiliki konsistensi yang lebih baik dalam menjalankan kewajiban dan hal-hal yang bersifat sunnah. Untuk mendownload khutbah, silahkan meng-klik judul diatas.

Khutbah Jum'at di Masjid Baiturrahim 24 September 2010

Upaya untuk meraih takwa: Menghisap diri sendiri Mendisiplinkan diri Bersemangat dalam beramal Menyimak perkataan orang-orang shaleh Bila ingin mendownload khutbah ini, silakan klik pada judul diatas.

Khutbah Jum'at di Masjid Al Ihsan 17 September 2010

Beberapa sikap yang dapat dikategorikan sebagai mengabaikan Al Qur'an diantaranya: Tidak yakin kepada Al Qur'an Tidak mentadabburkan Al Qur'an Lebih menyukai yang lain lebih daripada Qur'an Tidak berhukum dengan Qur'an Tidak membaca Qur'an dengan benar Menafsirkan Qur'an berdasarkan pemikiran sendiri, tidak menurut ketentuan yang ada Tidak menghormati Al Qur'an Bila ingin mendownload khutbah ini, klik pada judul diatas.

Khutbah Jum'at di Masjid Al Mukarram

Khutbah ini disampaikan pada hari Jum'at, 10 September 2010 di Masjid Al Mukarram. Khutbah ini menekankan pada perlunya kita meniru bayi yang suci. Berikut ini adalah rekaman ceramahnya: Bila ingin mendownload, silakan klik judul diatas.

Khutbah Jum'at di Masjid Agung Al Mukarram

Gambar
Suasana menjelang shalat Jum'at di Masjid Agung Al Mukarram Berikut ini adalah rekaman kegiatan shalat Jum'at di Masjid Agung Al Mukarram mulai dari azan kedua sampai do'a. Khutbah pada tanggal 3 September 2010 ini disampaikan oleh Bapak Marino. Download

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan