Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Pawai Ta'aruf MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012

Tim medis pengawal pawai ta'aruf (dari kiri ke kanan): Hari Satrisna, Amd.Kep; Hj. Khairunnisa,  SKM; dr. Tri Setyautami, MPHM; Rio Desi Purwanti, Amd.Kep; Ahmad Hadi Iswanto, Amd.Kep
Pada hari Sabtu, 28 April 2012 sore diselenggarakan kegiatan Pawai Ta'aruf sebagai rangkaian kegiatan MTQ Kalteng XXVI Tahun 2012. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kafilah yang berasal dari 14 kabupaten kota se-Kalimantan Tengah. Masing-masing kafilah membuat berbagai macam model penampilan dengan menggunakan mobil sebagai dasarnya.
Kafilah Kabupaten Katingan
Kontingen Kabupaten Katingan menampilkan penari di atas panggung berupa burung (Tingang Menteng). Penampilan penari dengan pakaian adat Dayak ini sangat menarik perhatian penonton. Apalagi penari ini menari dengan menggunakan mandau (senjata khas Dayak).
Kafilah Kota Palangka Raya
 Penampilan dari kafilah-kafilah lain sangat bervariasi, ada yang menampilkan bentuk perahu, ada yang menampilkan bentuk masjid, ada yang menampilkan orang yang sedang membaca Qur'an dan lain-lain.
Kafilah Kabupaten Pulang Pisau
 Sebenarnya tidak cuma pawai kendaraan hias saja yang menarik, tetapi pawai orang yang berjalan pun sebagian ada yang menyita perhatian masyarakat seperti ditampilkannya penari oleh sebagian kafilah. Adanya sumbangan "duel" oleh perguruan silat dan lain-lain.
Kafilah Kabupaten Seruyan
Pawai ta'aruf yang dimulai dari depan Masjid Agung Al-Mukarrom berakhir di Bukit Ngalangkang. Banyak peserta yang kelelahan, apalagi para pelajar yang harus memegang spanduk, atau mendorong gerobak. Secara keseluruhan kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Disepanjang jalan masyarakat sangat antusias menyaksikan pawai ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"