BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Pemanfaatan Pekarangan

Pohon pisang dan pepaya di pekarangan
Masyarakat Kabupaten Kapuas sebagian besar memanfaatkan pekarangan dengan menanaminya dengan pohon buah-buahan. Diantara pohon yang ditanam adalah pisang, pepaya, jambu air, mangga, rambutan dan sirsak. Selain itu banyak juga yang menanami pekarangan mereka dengan berbagai tanaman yang dibutuhkan untuk keperluan sehari-hari seperti cabe, singkong dan tomat.

Pemanfaatan pekarangan ini turut membantu upaya penghijauan terhadap lahan terlantar yang sekarang banyak digalakkan oleh pemerintah. Di wilayah transmigrasi biasanya masyarakat memanfaatkan pekarangan dengan menanaminya dengan pohon yang buahnya dapat dijual seperti nangka, cempedak, nanas dan rambutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)