Sinergi Besar Muhammadiyah Kapuas: AMM, LazisMu, dan MDMC Tebar Paket Takjil

Gambar
  ​ KUALA KAPUAS  – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Kabupaten Kapuas di bawah naungan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) menggelar aksi tebar takjil kolaboratif yang melibatkan seluruh unsur organisasi. Selain Organisasi Otonom (Ortom) seperti Pemuda Muhammadiyah, NA, IMM, dan IPM, kegiatan ini juga didukung penuh oleh  LazisMu  sebagai lembaga amil zakat dan  MDMC  (Muhammadiyah Disaster Management Center) yang terjun langsung dalam pengamanan serta teknis di lapangan. ​Ratusan paket takjil dibagikan kepada para pengendara, pengemudi mobil, hingga pejalan kaki yang melintas di titik strategis pusat kota menjelang waktu berbuka. Sinergi antara LazisMu yang menghimpun donasi serta MDMC yang mengawal kelancaran aksi membuat distribusi bantuan berjalan sangat tertib dan menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan. ​Aksi kolaboratif ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai Al-Ma'un, yaitu semanga...

Pertemuan Petugas Surveilans Puskesmas se-Kabupaten Kapuas

Dari kiri ke kanan: Rasita Usman, SKM (Kabid PMK Dinas Kesehatan), dr. Hj. Ani Handaningroem (Kepala Dinas Kesehatan), dan dr. Ratna (Kementerian Kesehatan)

Pada tanggal 16-17 April 2012, Seksi Wabah dan Bencana, Bidang Bina Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengadakan Pertemuan Surveilans bagi Petugas Surveilans Puskesmas se-Kabupaten Kapuas di hotel al Madani Kuala Kapuas.

Surveilans adalah suatu proses pengumpulan, pengolahan, analisis dan interpretasi data kesehatan secara sistematis, terus menerus dan penyebarluasan informasi kepada pihak terkait untuk melakukan tindakan. Surveilans bertujuan untuk dapat memprediksi dan mendeteksi dini Kejadian Luar Biasa (KLB); memonitor, mengevaluasi, dan memperbaiki program pencegahan dan pengendalian penyakit; memasok informasi utk penentuan prioritas, pengambilan kebijakan, perencanaan, implementasi dan alokasi sumber daya kesehatan; monitoring kecenderungan  penyakit endemis dan mengestimasi dampak penyakit di masa mendatang; serta mengidentifikasi kebutuhan riset dan investigasi lebih lanjut.

Karenanya tidak heran jika ada yang mengistilahkan Surveilans adalah termasuk inti dari ilmu kesehatan masyarakat. Surveilans tidak hanya untuk masalah terkait penyakit saja, namun juga masalah terkait gizi, kesehatan ibu anak, kesehatan lingkungan, dan sebagainya.

Puskesmas adalah unit pelaksana teknis Dinas Kesehatan,  merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan, termasuk di dalamnya ujung tombak penanganan masalah kesehatan di wilayahnya. Karenanya, Puskesmas diharapkan dapat melaksanakan surveilans secara sederhana terhadap masalah kesehatan yang ada. Selama ini pencatatan pelaporan  rutin di Puskesmas telah dilakukan, namun belum sampai tahap surveilans yang sesungguhnya yakni dilakukan secara sistematis dan dianalisa untuk mendeteksi awal terjadinya masalah kesehatan dan merencanakan tindak lanjutnya.

Pertemuan Surveilans yang pertama diadakan ini, menghadirkan 2 orang narasumber dari subdit Surveilans , Direktorat Simkarkesmas, Ditjen P2PL, Kementrian Kesehatan RI. Selain itu juga diisi oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Propinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Pertemuan ini dihadiri oleh 23 petugas Surveilans Puskesmas dan 1 orang dari RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas