Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Koordinasi Penanganan Demam Berdarah di Kabupaten Kapuas

Pihak dinas kesehatan dan rumah sakit sedang berdiskusi
Pada hari Selasa, 19 Juni 2012 bertempat di aula RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan koordinasi penanganan demam berdarah di Kabupaten Kapuas. Pertemuan ini dihadiri oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas yang terdiri dari Bapak Rasita Usman, SKM (Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan), dr. Tri Setyautami, MPHM (Kepala Seksi Bimbingan dan Pengendalian Penanggulangan Penyakit) dan Hari Satrisno, A.Md.Kep (Pelaksana). Dari pihak rumah sakit yang hadir adalah ketua dan anggota komite medis serta pihak manajemen.

Pertemuan ini menyepakati perlunya perbaikan dalam pelayanan dari pihak rumah sakit diantaranya penyediaan alat diagnostik cepat penyakit demam berdarah, penyediaan cairan yang diperlukan oleh pasien demam berdarah, meningkatkan kemampuan unit transfusi darah untuk menyediakan trombosit dan plasma beku segar.


Sedangkan untuk dinas kesehatan diharapkan dapat dapat melakukan penyegaran bagi para dokter tentang diagnosis dan penanganan penyakit demam berdarah; perlu adanya promosi yang gencar kepada masyarakat tentang penyakit demam berdarah; menggalakkan program pemberantasan sarang nyamuk.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)