Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue

Suasana pertemuan koordinasi program P2-DBD
Pada hari Rabu, 20 Juni 2012 bertempat di ruang kerja Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas diselenggarakan Pertemuan Koordinasi Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue (P2-DBD). Dalam pertemuan ini dibahas antara lain situasi DBD di Kabupaten Kapuas, upaya-upaya yang telah dilakukan dan evaluasinya, serta menyepakati upaya-upaya penanggulangan.

Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan antara lain untuk meningkatkan penyuluhan dengan berbagai cara untuk mendidik masyarakat yang umumnya masih tidak memahami bagaimana pencegahan DBD yang efektif. Selain itu juga meningkatkan advokasi dan kerjasama lintas sektor di tingkat kecamatan, desa, agar semua pihak menyadari bahwa DBD adalah masalah bersama. Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN dengan 4M Plus) juga  diupayakan agar benar-benar dilaksanakan masyarakat, tidak hanya di lingkungan rumah, namun juga sampai sekolah-sekolah, rumah ibadah, dan tempat umum lainnya.

Penanggulangan DBD di Kapuas agar optimal tidak dapat lepas dari peran serta masyarakat dalam gerakan PSN rutin,  penemuan dan tatalaksana kasus sesuai protap, kemitraan dengan lintas sektor melalui Pokjanal (Kelompok Kerja Operasional) DBD, penanggulan vektor (nyamuk, jentik dan telur), serta  manajemen program. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)