Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

Akreditasi 2007 berakhir Akreditas 2012 dimulai

Foto bareng sesudah selesai survei akreditasi
Survei akreditasi lima pelayanan oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) terhadap RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo sudah berakhir pada hari Sabtu, 21 Juli 2012. Menurut keterangan dr. Sugeng (selaku ketua tim) hasil survei akreditasi ini bisa diketahui dua minggu lagi dengan menghubungi KARS. Pihak surveyor tidak diijinkan untuk memberitahukan hasil survei kepada pihak rumah sakit.

Kegiatan survei akreditasi yang berlangsung selama satu setengah hari ini membuat para anggota pokja harus begadang. Seluruh pokja mendapat pekerjaan rumah untuk memperbaiki kerangka acuan, evaluasi, standar prosedur operasional dan lain-lain. Setelah dilakukan perbaikan maka nilai untuk masing-masing standar yang dinilai bisa diperbaiki. Banyak masukan yang disampaikan oleh para surveyor pada kegiatan "Exit Conference" yang diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pihak rumah sakit. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan