Memahami Hadis tentang Perempuan Penghuni Neraka: Pentingnya Membaca Konteks

Gambar
Hadis yang menyebut perempuan sebagai mayoritas penghuni neraka sering menimbulkan pertanyaan. Apalagi, dalam riwayat yang sama, terdapat ungkapan yang lazim diterjemahkan sebagai “kurang akal dan agama”. Jika dibaca sepintas, ungkapan tersebut dapat menimbulkan kesan bahwa perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Bagaimana memahami hadis ini secara lebih utuh? Dalam program Real Talk dari Yaqeen Institute, Dr. Tesneem Alkiek bersama pembawa acara Cadar Mohamud membahas pertanyaan tersebut. Alkiek menekankan pentingnya memperhatikan konteks hadis, penjelasan yang menyertainya, serta kedudukan perempuan dalam tradisi keilmuan Islam. Pembahasan itu mengajak kita untuk memahami pesan hadis dengan cermat, sekaligus menghindari penggunaannya untuk merendahkan orang lain. Nasihat yang Disertai Jalan Perbaikan Hadis yang dibahas menceritakan Nabi Muhammad saw. mendatangi kelompok perempuan pada hari raya. Beliau mengajak mereka bersedekah dan menyampaikan peringatan tentang neraka. Ketika ...

Kerjakan Berbagai Ibadah Secara Berjama'ah

Ustadz Zulfiqar Aly Akbar, SE, MM
Buka Puasa Bersama RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan pada hari Minggu, 22 Juli 2012. Kegiatan buka puasa bersama ini diisi dengan cerama oleh Ustadz Zulfiqar Aly Akbar, SE, MM, Ketua Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Cabang Kapuas. Beliau mengajak para jama'ah langgar Asy-Syifa untuk meningkatkan ibadah selama bulan puasa. Bila puasa dilaksanakan secara berjama'ah maka berbagai ibadah pun sebaiknya juga dikerjakan secara berjama'ah seperti shalat wajib secara berjama'ah, shalat tarawih secara berjama'ah. 

Salah satu indikator puasa Ramadhan ini adalah shalat Subuh berjama'ah. Bila shalat Subuh berjama'ah masih sedikit, maka penerapan puasa masih belum maksimal. Beliau juga menekankan masalah niat. Jangan sampai niat puasa untuk mendapatkan sesuatu yang bersifat duniawi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"