Menyendiri di Akhir Hidup: Pelajaran dari Jepang dan Implikasinya untuk Kapuas

Gambar
  Pendahuluan: Saat membaca salah satu subyek email dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health – Global Health Now yang berjudul “Dying Alone in Japan”, saya langsung membuka email tersebut dan mencari tautan untuk membaca artikelnya. Rupanya artikel ini dari The Guardian ( Life at the heart of Japan’s lonely deaths epidemic: ‘I would be lying if I said I wasn’t worried’ | Japan | The Guardian ). Sedih juga membacanya, bagaimana begitu banyak orang tua di Jepang yang meninggal dalam keadaan tidak ditemani oleh siapa pun. Bahkan ada yang tetangganya baru mengetahui yang bersangkutan meninggal setelah lima bulan. Hal ini mengingatkan penulis saat tinggal di barak di Kelvin Grove Road, Brisbane, Australia. Di samping barak yang penulis tempati, ada seorang nenek. Setiap hari nenek tersebut dikunjungi oleh seorang kakek yang sering mengetuk pintu kamarnya, kemudian menanyakan bagaimana kabarnya. Setelah penulis baca-baca tentang kehidupan di Australia, ternyata kakek tersebut mel

Kerjakan Berbagai Ibadah Secara Berjama'ah

Ustadz Zulfiqar Aly Akbar, SE, MM
Buka Puasa Bersama RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan pada hari Minggu, 22 Juli 2012. Kegiatan buka puasa bersama ini diisi dengan cerama oleh Ustadz Zulfiqar Aly Akbar, SE, MM, Ketua Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Cabang Kapuas. Beliau mengajak para jama'ah langgar Asy-Syifa untuk meningkatkan ibadah selama bulan puasa. Bila puasa dilaksanakan secara berjama'ah maka berbagai ibadah pun sebaiknya juga dikerjakan secara berjama'ah seperti shalat wajib secara berjama'ah, shalat tarawih secara berjama'ah. 

Salah satu indikator puasa Ramadhan ini adalah shalat Subuh berjama'ah. Bila shalat Subuh berjama'ah masih sedikit, maka penerapan puasa masih belum maksimal. Beliau juga menekankan masalah niat. Jangan sampai niat puasa untuk mendapatkan sesuatu yang bersifat duniawi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Laki-laki adalah "qawwam" bagi perempuan