Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Seks Bebas di MTsN Selat

Suasana penyuluhan di MTsN Selat
Pada hari Jum'at, 13 Juli 2012 bertempat di lapangan Madrasah Tsanawiyah Negeri Selat, Kuala Kapuas diselenggarakan kegiatan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Seks Bebas. Penyuluhan ini disampaikan oleh anggota Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kapuas yaitu dr. Jum'atil Fajar. Kegiatan ini dihadiri oleh para siswa baru kelas 7 yang berjumlah kurang lebih 240 orang.

Dalam penyuluhan ini disampaikan tentang pentingnya menghindari konsumsi narkoba pada kontak pertama, artinya jangan pernah mencoba narkoba. Rasa ingin tahu hendaknya tidak membuat kita mencoba-coba narkoba. Kita cukup mengetahui bahayanya dengan mengetahuinya dari sumber-sumber terpercaya. Penggunaan alkohol dan narkoba yang lainnya dapat membuat penilaian terhadap nilai-nilai agama menjadi luntur sehingga pada akhirnya mereka yang melakukan pesta narkoba bisa melakukan hubungan seks diluar nikah. Hal ini menjadi titik awal dari penyebaran penyakit menular diantaranya HIV/AIDS.

Kegiatan ini rutin diselenggarakan oleh MTsN baik melalui upacara pada hari Senin maupun pada saat penerimaan siswa baru. Kegiatan ini didukung penuh oleh para dewan guru yang menjadi panitia penerimaan siswa baru.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas