Cara Terbukti Membuat Kebiasaan Baru Menempel (Tanpa Harus “Niat Baja”)

Gambar
  Pernah merasa semangat di awal—misalnya mau olahraga, makan lebih sehat, atau belajar rutin—tapi seminggu kemudian kembali ke pola lama? Itu wajar. Banyak orang mengira kunci kebiasaan adalah motivasi besar dan kedisiplinan keras . Padahal, menurut ilmuwan perilaku dari Stanford University, BJ Fogg , kebiasaan justru lebih mudah terbentuk jika kita memulainya dari hal yang sangat kecil , lalu “ditanam” di rutinitas harian. Gagasan ini dibahas dalam episode Life Kit dari NPR berjudul A proven method to make a habit stick (13 Januari 2026). Intinya: kalau ingin kebiasaan baru bertahan, jangan mulai dari target besar. Mulailah dari versi yang paling mudah—bahkan terlihat “sepele”. Apa Itu Kebiasaan? BJ Fogg mendefinisikan kebiasaan sebagai sesuatu yang kita lakukan otomatis , tanpa banyak berpikir atau menimbang-nimbang. Jadi, yang menentukan kebiasaan bukan seberapa sering (harian/mingguan/tahunan), tetapi seberapa “otomatis” kita melakukannya. Contohnya: Menggosok gig...

Tempat Perindukan Vektor Demam Berdarah

Ban-ban bekas di Desa Tambun Raya yang tergenang air dibagian dalamnya
Pada saat melakukan tindak lanjut investigasi kasus demam berdarah di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas pada pertengahan bulan Juni 2012 yang lalu, pihak Dinas Kesehatan menemukan disekitar rumah warga yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) banyak terdapat ban-ban bekas yang di dalamnya tergenang air. Setelah diperiksa rupanya pada genangan air tersebut terdapat jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti, vektor Virus Dengue (penyebab DBD).

Warga masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dengan tempat dimana nyamuk dapat berkembang biak, sehingga masalah demam berdarah ini tidak lagi menyebabkan kematian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas