Ingin Memengaruhi Seseorang? Bukan Menggurui Jawabannya, Tapi Mendengarkan

Gambar
  Dalam hidup, kita seringkali ingin orang lain memahami dan menerima sudut pandang kita. Entah itu dengan pasangan, teman, atau rekan kerja. Ketika dihadapkan pada perbedaan pendapat mengenai sesuatu yang kita anggap penting, insting pertama kita biasanya adalah berusaha sekuat tenaga mempertahankan posisi kita. Kita merasa perlu untuk menjelaskan argumen kita sejelas mungkin. Namun, pernahkah Anda sadar bahwa semakin kuat Anda memegang pendapat, semakin sempit pula ruang percakapan yang ada? Diskusi yang seharusnya menjadi ajang eksplorasi ide berubah menjadi ajang saling melindungi ego. Begitu seseorang merasa diserang dan masuk ke mode bertahan, akan sangat sulit untuk mencapai kemajuan apa pun. Kekuatan dari Merasa Didengarkan Ternyata, ada cara lain yang lebih efektif. Cara tercepat untuk memengaruhi seseorang bukanlah dengan menggurui, melainkan dengan mendengarkan. Sebuah studi pada tahun 2017 oleh para peneliti Guy Itzchakov, Avraham Kluger, dan Dotan Castro membuktikan ha...

Tempat Perindukan Vektor Demam Berdarah

Ban-ban bekas di Desa Tambun Raya yang tergenang air dibagian dalamnya
Pada saat melakukan tindak lanjut investigasi kasus demam berdarah di Desa Tambun Raya, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas pada pertengahan bulan Juni 2012 yang lalu, pihak Dinas Kesehatan menemukan disekitar rumah warga yang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) banyak terdapat ban-ban bekas yang di dalamnya tergenang air. Setelah diperiksa rupanya pada genangan air tersebut terdapat jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti, vektor Virus Dengue (penyebab DBD).

Warga masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dengan tempat dimana nyamuk dapat berkembang biak, sehingga masalah demam berdarah ini tidak lagi menyebabkan kematian.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas