Film Dokumenter American Doctor Rekam Perjuangan Tenaga Medis di Tengah Krisis Gaza

Gambar
INFORMASI KAPUAS – Sebuah film dokumenter baru berjudul American Doctor mengangkat perjuangan para dokter yang bekerja di tengah rusaknya layanan kesehatan dan membeludaknya jumlah pasien di Jalur Gaza. Film tersebut mengikuti perjalanan tiga dokter asal Amerika Serikat yang menjadi sukarelawan di sejumlah rumah sakit di wilayah itu. Dokumenter ini menampilkan dokter bedah ortopedi Mark Perlmutter dari Carolina Utara, dokter bedah trauma Feroze Sidhwa dari California, serta dokter instalasi gawat darurat Thaer Ahmad dari Chicago. Ahmad merupakan seorang warga Amerika keturunan Palestina. Dalam wawancara bersama program berita Democracy Now! , sutradara film American Doctor , Poh Si Teng, menjelaskan bahwa film tersebut dibuat untuk memperlihatkan dampak perang melalui sudut pandang tenaga kesehatan. Film itu juga merekam kegiatan staf medis Palestina yang tetap merawat pasien dalam keadaan serba terbatas. Menurut pejabat Palestina sebagaimana dikutip dalam program tersebut, sekitar 1...

Berkunjung ke Kantor KFCP di Kuala Kapuas

Pada hari Rabu, 8 Agustus 2012 sore, Informasi Kapuas menyempatkan diri untuk berkunjung ke Kantor Uji Coba Redd+ Kalimantan Forest and Climate Partnership (KFCP) yang terletak di Jl. Maluku 1 No. 18A, Kuala Kapuas 73514. Di kantor ini, Informasi Kapuas berbincang-bincang dengan Bapak Eko.

Dari perbincangan ini didapatkan gambaran bahwa berbagai kegiatan telah dilaksanakan dilokasi proyek KFCP yaitu Mantangai Hulu, Kalumpang, Katimpun, Sei Ahas, Katunjung, Tumbang Muroi dan Petak Puti. Beberapa kegiatan tersebut diantaranya adalah penghijauan kembali lokasi yang sudah rusak akibat kegiatan membuka hutan atau lahan. Selain itu ada kegiatan untuk membantu peningkatan mata pencaharian masyarakat seperti membuka Sekolah Lapang Karet. Sekolah ini berhasil meningkatkan nilai jual karet masyarakat yang semula cuma Rp 5.000 per kilo menjadi Rp 18.000 per kilo.

Aktivitas lain yang dilaksanakan bekerja sama dengan masyarakat adalah penutupan kanal. Dalam kegiatan ini masyarakat dilibatkan pembuatan jaring pagar kayu dan rotan yang akan ditempatkan secara sistematis disepanjang kanal untuk membantu menahan sampah dan memperlambat aliran air dan mendukung struktur dam gambut yang dipadatkan. Pembibitan akan dilakukan disepanjang kanal untuk membantu mengatasi erosi dan merehabilitasi daerah tersebut.

Semoga berbagai kegiatan yang dilakukan oleh proyek ini dapat membantu memberdayakan masyarakat sehingga mereka 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)