Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Pertemuan Koordinasi Penyusunan Sistem Rujukan di Kabupaten Kapuas

Peserta pertemuan koordinasi penyusunan sistem rujukan
Pada hari Selasa, 14 Agustus 2012 bertempat di Hotel Al Madani, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan Pertemuan Koordinasi Penyusunan Sistem Rujukan di Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pimpinan dan petugas rujukan di puskesmas se-Kabupaten Kapuas. Narasumber dari kegiatan ini adalah dari RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, PT. ASKES dan Bagian Jamsarkes Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Dalam pertemuan ini para peserta dari puskesmas menyampaikan berbagai permasalahan yang ada terkait masalah rujukan pasien Jamkesmas, Jampersal, Jamkesda dan ASKES. Permasalahan-permasalah tersebut ditanggapi oleh para narasumber. Pada akhir pertemuan dibuat kesepakatan dan rencana tindak lanjut dari pertemuan ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)