BAPENA PPNI & DPD PPNI KABUPATEN KAPUAS GERAK CEPAT: BAGIKAN MASKER DAN EDUKASI MASYARAKAT TANGGULANGI DAMPAK ASAP KARHUTLA

Gambar
    KUALA KAPUAS – Menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Badan Penanggulangan Bencana (BAPENA) PPNI bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Kapuas turun langsung ke tengah masyarakat melaksanakan kegiatan pembagian masker serta penyuluhan kesehatan pencegahan gangguan pernapasan, Sabtu, 19 September 2026.   Kegiatan ini menyasar wilayah-wilayah yang mencatat kualitas udara paling buruk, antara lain Kecamatan Selat, Sei Tatas, Melati, serta kawasan pemukiman padat lainnya. Ratusan masker telah dibagikan secara cuma-cuma kepada warga, mulai dari pedagang pasar, pelajar, hingga warga di lingkungan pemukiman.   Ketua BAPENA PPNI Kabupaten Kapuas, Muhammad Hipni, S.Kep., Ners., MH, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan respons cepat organisasi atas kondisi darurat lingkungan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.   “Karhutla bukan sekadar ...

Kapuas Tempo Dulu - Kisah Pak Efendi

Pak Efendi adalah pensiunan guru dari Ampah, Kabupaten Barito Timur. Beliau dahulu bersekolah di Sekolah Guru Agama di Kuala Kapuas dan tamat pada tahun 1965. Menurut cerita beliau, bila musim kemarau, mereka harus mengambil air ke Pulau Petak menggunakan kapal Pemda, karena air di Kuala Kapuas asin.

Beliau juga menceritakan kisah beliau ketika berkunjung ke Basarang yang baru saja menerima transmigrasi dari Bali. Ketika beliau ke sana, beliau malu melihat para wanita-nya yang tidak mengenakan penutup dada. Beliau juga bercerita bahwa mereka pernah menggunakan jukung untuk menuju ke Pangkoh atau Buntoi melewati Anjir Basarang.

Untuk mencapai kota Kuala Kapuas dari Ampah, beliau menggunakan truk kayu atau truk barang. Baru beberapa hari bisa mencapai Kuala Kapuas karena truk tersebut singgah-singgah. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)