Antara Impian Sepak Bola dan Kalam Allah: Kisah Inspiratif Qari Ibrahim Kembali Memeluk Al-Quran

Gambar
  Bayangkan Anda berada di puncak impian masa muda. Sebuah beasiswa dua tahun di akademi sepak bola ternama ada di depan mata—sebuah tiket emas menuju karir profesional. Namun, pada saat yang sama, sebuah kesedihan mendalam menghantam hati: Anda telah melupakan Al-Quran yang pernah Anda hafal di luar kepala. Pilihan mana yang akan Anda ambil? Inilah dilema yang dihadapi oleh Qari Ibrahim Idris, seorang pemuda yang perjalanannya dengan Al-Quran menjadi sumber inspirasi bagi jutaan orang. Kisahnya adalah bukti nyata bahwa pengorbanan untuk Allah tidak akan pernah sia-sia, dan cinta pada Al-Quran dapat mengubah jalan hidup seseorang dengan cara yang paling menakjubkan. Perjalanan yang Hilang dan Ditemukan Kembali Di bawah bimbingan ayahnya, Qari Ibrahim menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Quran pada usia 12 tahun di London, Inggris. Tumbuh di lingkungan di mana kakaknya juga seorang hafiz, menghafal Al-Quran terasa seperti rutinitas yang wajar baginya. Namun, layaknya anak muda, tujuannya...

Parade Syair Maulid Habsyi Ke-8 Se-Kalimantan Tengah

Maulid Habsyi Bifahmil Yatama sedang tampil
Untuk ke delapan kalinya Organisasi Budaya dan Seni Islam (Obsesi) menyelenggarakan Parade Syair Maulid Habsyi. Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun ini dilaksanakan di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas. Menurut keterangan panitia, tahun ini ada 84 kelompok Maulid Habsyi yang mengikuti kegiatan ini. Jadi setiap malam ditampilkan sekitar 14-15 kelompok selama satu pekan. Mengingat banyaknya peserta tidak ada babak penyisihan, jadi pada hari terakhir langsung diumumkan pemenangnya. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh berbagai kelompok Maulid Habsyi dan juga masyarakat yang setia menonton parade ini sampai malam dengan duduk di lantai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas