Al-Qur’an, Keserakahan, dan Keadilan Ekonomi

Gambar
Banyak orang memahami bahwa ayat-ayat Al-Qur’an yang diturunkan di Makkah terutama berbicara tentang keimanan, tauhid, hari akhir, dan penolakan terhadap penyembahan berhala. Sementara itu, aturan-aturan kehidupan dianggap baru banyak diturunkan setelah Nabi Muhammad saw. berhijrah ke Madinah. Pemahaman tersebut tidak sepenuhnya keliru. Namun, apabila ayat-ayat Makkiyah dipelajari lebih dalam, akan terlihat bahwa Al-Qur’an sejak awal juga memberikan perhatian besar terhadap persoalan ekonomi, kekuasaan, kesenjangan sosial, dan keserakahan manusia. Dalam khutbahnya, Nouman Ali Khan menjelaskan bahwa kritik Al-Qur’an pada masa Makkah tidak semata-mata ditujukan kepada seluruh orang yang belum beriman. Banyak kritik tersebut secara khusus diarahkan kepada kelompok elite Quraisy, yaitu orang-orang yang memiliki kekayaan, pengaruh sosial, kekuasaan politik, atau kedudukan keagamaan. Al-Qur’an Mengkritik Elite yang Korup Sebagian besar masyarakat Makkah pada masa itu hidup dalam keadaan sed...

Parade Syair Maulid Habsyi Ke-8 Se-Kalimantan Tengah

Maulid Habsyi Bifahmil Yatama sedang tampil
Untuk ke delapan kalinya Organisasi Budaya dan Seni Islam (Obsesi) menyelenggarakan Parade Syair Maulid Habsyi. Kegiatan yang diselenggarakan setiap tahun ini dilaksanakan di Lapangan Bukit Ngalangkang, Kuala Kapuas. Menurut keterangan panitia, tahun ini ada 84 kelompok Maulid Habsyi yang mengikuti kegiatan ini. Jadi setiap malam ditampilkan sekitar 14-15 kelompok selama satu pekan. Mengingat banyaknya peserta tidak ada babak penyisihan, jadi pada hari terakhir langsung diumumkan pemenangnya. Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh berbagai kelompok Maulid Habsyi dan juga masyarakat yang setia menonton parade ini sampai malam dengan duduk di lantai.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)