The Salahuddin Generation (Ep. 6): Revolusi Salahuddin Dimulai—Reformasi yang Lebih Sulit dari Penaklukan

Gambar
  Episode 6 menandai babak baru: Salahuddin (Yusuf) akhirnya memegang kendali Mesir. Tetapi pesan utama video ini tegas: “mengambil kekuasaan itu sulit—namun membangun perubahan jauh lebih sulit.” Sebab setelah kemenangan, musuh tidak hilang; ia hanya berganti wujud: sistem lama, loyalitas lama, dan musuh tak terlihat. Di episode ini, narasi bergerak dari medan perang ke medan yang lebih rumit: reformasi hati, reformasi institusi, dan reformasi peradaban. 1) Awal yang Tidak Sempurna: “Dosa Besar” di Masa Muda, Tapi Pintu Taubat Terbuka (00:00–04:56) Di pembuka, Dr. Hassan Elwan mengingatkan satu hal yang menumbuhkan harapan: Salahuddin tidak langsung “lahir sebagai wali”. Ia pernah hidup nyaman, bahkan disebut pernah tergelincir (di antaranya kebiasaan buruk seperti minum). Namun justru ini yang ditekankan: orang besar sering punya awal yang biasa-biasa saja—atau bahkan buruk—lalu berubah total karena taubat dan lingkungan yang benar. Kuncinya ada pada kalimat yang menohok...

Pemeriksaan Darah Malaria di Pantar Kabali

Pengambilan darah oleh Bapak Yonas untuk sampel darah malaria
Pada hari Minggu-Senin, 23-24 September 2012, rombongan dari Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas mengunjungi Desa Pantar Kabali. Kunjungan ke desa ini dilakukan atas saran dari pimpinan Puskesmas Danau Rawah, Agus Riyanto, SKM yang mengatakan bahwa kasus malaria di desa ini cukup tinggi.

Pemeriksaan darah malaria dilakukan disekolah dasar yang ada di desa tersebut. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan Rapid Diagnostic Test (RDT). Dari hasil pemeriksaan ini didapatkan bahwa anak-anak di desa ini sudah banyak yang menderita malaria. Hal ini menunjukkan bahwa penularan malaria sudah terjadi dari orang tua kepada anaknya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas