Sinergi Muhammadiyah Kapuas: 73 Warga Terbantu dalam Bakti Kesehatan Jilid 2

Gambar
  Kuala KAPUAS  – Semangat kemanusiaan dan gotong royong mewarnai pelaksanaan Pengobatan Masal dan Sunatan Masal Jilid 2 yang digelar di Kabupaten Kapuas pada Senin (12/1/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi solid antara Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU), Kesejahteraan Sosial, Lazismu, MDMC, serta seluruh Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah. Luar biasanya, seluruh pendanaan acara ini bersumber dari donasi warga dan para simpatisan, yang menunjukkan kemandirian serta kepedulian sosial yang kuat di tengah masyarakat. ​Suasana di lokasi kegiatan tampak sangat hidup dengan antusiasme warga yang hadir sejak pagi hari. Berdasarkan data panitia, sebanyak 58 peserta berhasil mendapatkan layanan pengobatan gratis dan 15 anak mengikuti prosesi sunatan masal. Kehadiran mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin turut memberikan warna tersendiri; para mahasiswa ini terjun langsung membantu pelayanan medis serta memb...

Forum Komunikasi Muslimah

Forum Komunikasi Muslimah merupakan salah satu divisi dari Yayasan Islam Al-Amin Kapuas yang dibentuk untuk memberikan wadah bagi para ibu-ibu untuk menjalin silaturahim sekaligus meningkatkan pemahaman keislaman melalui berbagai kegiatan. Kegiatan rutin yang dilaksanakan selama ini adalah melaksanakan kegiatan ta'lim bulanan yang diisi oleh para ustadz yang berasal dari sekitar Kuala Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakn dari rumah ke rumah diawali dengan kegiatan tasmi' Qur'an kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama.

Dalam kegiatan ta'lim bulanan yang diselenggarakan pada hari Minggu, 7 Oktober 2012 di rumah Ibu Kusmiyati, Jl. Pemuda Km. 4,5, Handil Usang dibahas tentang tafsir dari Surat Ar-Rum ayat 21 (Q.S. 30: 21) yang berbicara tentang tujuan pernikahan. Ayat ini menunjukkan bahwa diciptakannya laki-laki dan perempuan adalah sebagai pasangan bagi satu sama lain. Sebagaimana Allah telah menciptakan siang sebagai pasangan malam, matahari sebagai pasangan bulan, sunnah sebagai pasangan Qur'an dan lain-lain.

Kata-kata sakinah berarti sukun (berhenti). Jadi keberadaan sebuah keluarga adalah sebagai tempat berhenti (beristirahat) dari berbagai kesibukan di luar rumah atau aktivitas lainnya. Gerakan sering digambarkan sebagai suatu gangguan, sedangkan berhenti sering digambarkan sebagai beristirahat atau damai. Hal ini didukung oleh kebiasaan baik ketika memasuki rumah dengan mengucapkan salam yang artinya kita dido'akan untuk mendapatkan kedamaian ketika berada di rumah.

Allah juga menjadikan untuk kita mawaddah (bentuk cinta yang ekstrim) yang berfungsi sebagai modal awal dalam kehidupan berkeluarga yang akan dilanjutkan dengan rahmah yang akan menjaga kelanggengan kehidupan rumah tangga. Tentu selain itu kehidupan rumah tangga juga memerlukan rasa saling percaya (trust) dan saling memahami kesibukan masing-masing, sehingga kita dapat membangun suasana yang harmonis dalam kehidupan rumah tangga.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas