Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penggiliran Air Tidak Berumur Panjang

Suasana antrian pembayaran di PDAM Kabupaten Kapuas
Pada tanggal 10 Oktober 2012, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas, Ir. H. Sri Harjito, M.Si mengeluarkan pengumuman tentang penggiliran air dimana ada jalan-jalan yang mendapatkan giliran air setiap dua hari sekali.
Pengumuman Penggiliran Air
Dalam pantauan Informasi Kapuas dari Kompleks Rumah Sakit Lama Kuala Kapuas, memang sempat terjadi kelambatan keluarnya air PDAM sampai larut malam. Syukurnya hal itu hanya berlangsung kurang dari satu minggu. Dengan makin seringnya hujan lebat, maka aliran air PDAM makin lancar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"