The Salahuddin Generation (Ep. 9) — One Sultan vs. All of Europe - Saat Kemenangan Justru Mengundang Perang Baru

Gambar
  Kita sering mengira kemenangan adalah garis finish. Padahal dalam banyak perjuangan—dakwah, kepemimpinan, bahkan perubahan diri—kemenangan justru mengundang babak berikutnya: serangan balik . Episode ini menunjukkan satu prinsip besar yang jarang disadari: “Victory does not end wars. It invites them.” Kemenangan tidak otomatis mengakhiri perang—ia sering memanggil perang yang lebih besar . Setelah Yerusalem dibebaskan, umat bergembira. Namun Salahuddin membaca kenyataan yang pahit: musuh belum habis—yang baru mulai adalah perang sesungguhnya. 1) Prinsip Serangan Balik: Setelah Menang, Musuh Tidak Diam Salahuddin memahami, tentara Salib di Syam bukan berdiri sendiri. Mereka punya “suplai superpower”: Eropa —yang bisa mengirim pasukan, senjata, logistik, mesin pengepungan, dan kapal-kapal perang kapan saja. Maka kemenangan besar atas pasukan Salib lokal bukan akhir cerita. Itu adalah pemicu : Eropa akan tersentak, harga diri mereka terpukul, dan mereka akan mengir...

Demonstrasi di Kantor Bupati Kapuas

Para demonstran diterima oleh para pejabat Pemkab Kapuas
Pada hari Senin, 19 November 2012 sekitar pukul 11.15 WIB para demonstran yang mengatasnamakan tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kabupaten Kapuas melakukan demonstrasi di depan kantor Bupati Kapuas, Jl. Pemuda Km. 5,5 Kuala Kapuas. Dalam demonstrasi ini mereka ingin mengusir Muhammad Mawardi dan istri karena Kabupaten Kapuas karena telah menodai kerukunan umat beragama dan SARA di Kabupaten Kapuas.

Demonstrasi damai ini berlangsung sekitar setengah jam. Para tokoh agama dan tokoh masyarakat berbaris dihadapan para pejabat Pemkab Kapuas menyampaikan aspirasi mereka. Setelah itu mereka melanjutkan demonstrasi di depan rumah jabatan Bupati Kapuas dan makan siang di sana.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas