Tahajjud: Energi Sunyi yang Menguatkan Diri dan Masyarakat

Gambar
  Pernahkah kita merasa lelah—bukan hanya fisik, tapi juga lelah hati? Lelah menghadapi tuntutan hidup, berita buruk yang tak ada habisnya, pekerjaan yang menumpuk, dan hubungan sosial yang kadang menguras energi. Dalam situasi seperti ini, banyak orang mencari “bahan bakar” agar bisa tetap kuat, tetap baik, dan tetap memberi manfaat. Buku kecil  “Tahajjud: Fuel for the Self and Society”  menawarkan satu jawaban yang sederhana namun dalam:  tahajjud —shalat malam—sebagai  bahan bakar  yang menyalakan kembali jiwa, lalu memancar menjadi kebaikan sosial. Ketika Dunia Gelap, Ada Cahaya yang Menyala di Rumah-rumah Penulis menggambarkan pengalaman tinggal di Damaskus: menjelang malam, lampu-lampu rumah perlahan padam—orang tidur. Namun  sekitar satu jam sebelum Subuh , ada rumah-rumah yang kembali menyalakan lampu: mereka bangun untuk beribadah. Pemandangan ini membuat penulis merenung:  seandainya bumi dilihat dari langit, betapa indahnya rumah-rumah ...

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia (ANTJING-APUI)

ANTJING, s. untjang antjing
ANTJUR, musnah
ANTO, s. tiong.
ANTOANTUT, pelan-pelan, malas, s. bantut
ANU, tertentu ... Olo anu masuman akangku, it gave me a certain man (someone) said.
ANUM, tambahan pada gelar, nama kehormatan. Dambong anum; - Mantir anum.
ANUN, yang diproses, siap pakai, yang mungkin diedit; gagasan.
APAK, Batang (di meja, pintu, dll) - tipis dan lebar, (rotan kayu, disambung, dll)
APAL, (bas. Mantangai) i. q. gabal
APAM, abam, bola kue kecil, tepung, gula dan ragi, ditaburi dengan parutan kelapa.
APANG, ayah. Apangku tatau bara bapam, Ayah saya lebih kaya daripada ayahmu.
APAR, piring tembaga besar, dengan kaki; Anda mengatur makanan diatasnya.
APAS, nama perempuan: (dari mapas, menyapu)
APAT, nama perempuan; (dari papat, benjolan)
APEI, nama perempuan: (dari mantapai, membatasi), (tirai, pakaian)
API, s. batu api
APIK, apiapik, akurat, tepat, cermat
APIL, sadel, selimut sadel (untuk berkuda)
APIS, hampa, berongga, kosong biji-bijian (beras;) kosong, hampa.
APO, s. tiawo dan Tuwa
APOAPO, tanaman air dengan daun yang tebal dan berbulu
APOAPOK, s. mapok.
APUI, kebakaran. - Nama laki-laki. - Ara apui, s. mara. - Mantokan apui, menyalakan api. Pahalau kadiam, tolang kilau kinan apui, terlalu buruk kemalasanmu, tulangmu dimakan api. - Apuapui, sebagai api, panas, membakar. Apuapui angat berengku, panas tubuhku seperti api, - saya merasa sangat hangat. Apuapui kasingingku dengae, saya telah membakar kebencian terhadap dirinya. Apuapui aughe mawi aku, dia berbicara dengan nada marah, kata-katanya menggigit bagi saya. - Hapui, baapui, memiliki api. Aton keton hapui, kamu ada api? - Mamapui, hapapui dengan, apapun (ikan, dll) dibakar dengan api. Mamapui petak, membakar lahan (dilakukan dikebun untuk membuatnya subur). Mamapui hantun olo, membakar mayat. Sebagian keluarga dan suku dayak memiliki kebiasaan ketika tiwah, upacara kematian, mayat dengan raung, Sarge, untuk dibakar. Kemudian membuat tumpukan tanah setinggi 4 kaki, panjang 2 depa dan lebar 1 kaki, tingginya sekitar sepertiga kaki, diikuti dengan pembakaran jenazah; tulang yang tersisa dimasukkan dalam pot, sebuah kakandi (sepotong kain) terikat diatasnya, sampai mereka dimasukkan dalam Sandong (peti besar). - Tarapapui, dapat dipanggang dalam api, Papui, itu akan dipanggang di api. Djari ombet papuie, itu sudah cukup untuk digoreng - Pamapui, seperti beberapa pemanggangan api.

ARA, nama

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas