Dari Rotan Berduri Menjadi Tikar Bernilai Jual

Gambar
Pada Minggu, 2 Agustus 2026, saat melintasi RT 2 Desa Sei Kayu yang berada di tepian Sungai Kapuas, saya melihat seorang pria sedang sibuk membersihkan beberapa batang rotan. Pemandangan tersebut menarik perhatian saya. Saya pun memarkirkan sepeda motor dan menghampirinya. Setelah saling menyapa, percakapan kami berkembang mengenai proses pengolahan rotan hingga menjadi bahan baku tikar anyaman. Di tangan masyarakat setempat, rotan berduri yang tumbuh liar menjulang di antara pepohonan ternyata dapat diolah menjadi barang yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Bapak tersebut bercerita bahwa rotan yang sedang dibersihkannya berasal dari kebun karet yang juga ditanami rotan. Tanaman itu diperkirakan telah berusia sekitar sepuluh tahun. Rotan dikenal memiliki banyak duri sehingga tidak mudah untuk ditarik dan dipanen. Menurutnya, sebelum menarik rotan, duri-duri pada bagian batang yang akan dipegang harus dibersihkan terlebih dahulu. Setelah bagian tersebut aman, barulah rotan dapat...

Donor Darah - Contoh Sukses Kolaborasi

Para pendonor darah sedang diambil darahnya
Pada hari Minggu, 31 Maret 2013 bertempat di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas, Bidang Donor Darah Panitia Pasar Rakyat, Pagelaran Kesenian dan Pameran Panunjung Tarung Kapuas Celebration Week 2013 menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Donor darah sukarela
Ibu Rahma Fitri Awal, S.PdI sebagai Koordinator Bidang Donor Darah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-207 dan HUT Pemkab Kapuas ke-62.
Para pendonor darah sukarela
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, didukung oleh PMI Kabupaten Kapuas, Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Bank Mandiri Syariah.
Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menghibur pendonor darah
Selama kegiatan donor darah berlangsung, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menyajikan hiburan berupa  sumbangan lagu-lagu yang diiringi oleh organ tunggal. Tidak hanya penyanyi remaja dan dewasa yang menyumbangkan lagu, seorang artis cilik pun turut meramaikan kegiatan donor darah ini.
Artis cilik menyumbangkan sebuah lagu
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian "Door Prize" yang berasal dari sumbangan berbagai pihak diantaranya Bank Syariah Mandiri dan Direktur BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. H. Bawa Budi Raharja.
Pendonor darah menunggu pengumuman "Door Prize"
Setiap pendonor darah mendapatkan "service donor" dari Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan untuk 50 pendonor pertama mendapatkan hadiah payung. Sampai saat admin meliput kegiatan ini sudah 53 kantong darah yang terkumpul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)