Keamanan Pangan: Dimulai dari Dapur, Dijaga oleh Kita Semua

Gambar
  Makanan adalah kebutuhan paling dasar manusia. Setiap hari kita makan untuk mendapatkan energi, tumbuh, bekerja, belajar, dan menjaga kesehatan. Namun, makanan yang tampak enak dan mengenyangkan belum tentu aman. Bila makanan tercemar bakteri, virus, parasit, atau bahan kimia berbahaya, makanan tersebut justru dapat menjadi sumber penyakit. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengingatkan bahwa keamanan pangan, gizi, dan ketahanan pangan saling berkaitan erat. Artinya, makanan yang cukup saja belum cukup. Makanan juga harus bergizi dan aman dikonsumsi. Tanpa keamanan pangan, makanan dapat menyebabkan diare, keracunan, gangguan kesehatan jangka panjang, bahkan kematian. WHO memperkirakan sekitar 866 juta orang di dunia jatuh sakit setiap tahun setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi, dan 1,52 juta orang meninggal dunia akibat masalah tersebut. Anak-anak di bawah usia lima tahun termasuk kelompok yang paling rentan. Mengapa Keamanan Pangan Penting? Keamanan pangan berar...

Donor Darah - Contoh Sukses Kolaborasi

Para pendonor darah sedang diambil darahnya
Pada hari Minggu, 31 Maret 2013 bertempat di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas, Bidang Donor Darah Panitia Pasar Rakyat, Pagelaran Kesenian dan Pameran Panunjung Tarung Kapuas Celebration Week 2013 menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Donor darah sukarela
Ibu Rahma Fitri Awal, S.PdI sebagai Koordinator Bidang Donor Darah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-207 dan HUT Pemkab Kapuas ke-62.
Para pendonor darah sukarela
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, didukung oleh PMI Kabupaten Kapuas, Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Bank Mandiri Syariah.
Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menghibur pendonor darah
Selama kegiatan donor darah berlangsung, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menyajikan hiburan berupa  sumbangan lagu-lagu yang diiringi oleh organ tunggal. Tidak hanya penyanyi remaja dan dewasa yang menyumbangkan lagu, seorang artis cilik pun turut meramaikan kegiatan donor darah ini.
Artis cilik menyumbangkan sebuah lagu
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian "Door Prize" yang berasal dari sumbangan berbagai pihak diantaranya Bank Syariah Mandiri dan Direktur BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. H. Bawa Budi Raharja.
Pendonor darah menunggu pengumuman "Door Prize"
Setiap pendonor darah mendapatkan "service donor" dari Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan untuk 50 pendonor pertama mendapatkan hadiah payung. Sampai saat admin meliput kegiatan ini sudah 53 kantong darah yang terkumpul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Kode Pos di Kabupaten Kapuas